Kamis 27 Aug 2026 15:20 WIB

Harusnya Dijual Rp30 Ribu per Kilogram, Harga Telur Saat Ini Dinilai Masih Rendah

Harga jual telur saat ini berada di kisaran Rp26 ribu per kilogam.

Peternak memanen telur ayam ras di sentra peternakan ayam petelur Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pemerintah mengambil sejumlah langkah untuk menstabilkan harga telur ayam ras yang tertekan akibat kelebihan pasokan dengan mengawal penerapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram, menyalurkan jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga pakan ternak, serta meningkatkan penyerapan produksi telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan frekuensi distribusi telur yang ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan.
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Peternak memanen telur ayam ras di sentra peternakan ayam petelur Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pemerintah mengambil sejumlah langkah untuk menstabilkan harga telur ayam ras yang tertekan akibat kelebihan pasokan dengan mengawal penerapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram, menyalurkan jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga pakan ternak, serta meningkatkan penyerapan produksi telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan frekuensi distribusi telur yang ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah mendorong penyerapan telur ayam ras agar harga di tingkat peternak tidak terus mengalami penurunan. Budi menyebut harga telur ayam ras rata-rata nasional per 26 Agustus 2026 berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram. Harga tersebut masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan sebesar Rp30 ribu per kilogram.

"Sekarang yang jadi PR (pekerjaan rumah) itu telur, telur masih Rp26 ribu. Jadi nanti bagaimana penyerapannya lebih bagus sehingga harga ideal terbentuk dan peternak telur tetap jalan," ujar Budi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga

Menurut Budi, HAP merupakan harga yang telah disepakati antara produsen dan pembeli dengan mempertimbangkan berbagai komponen biaya produksi.

Penetapan harga tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan usaha peternak sekaligus memastikan konsumen mendapatkan harga yang wajar.

 

sumber : ANTARA
Berita Lainnya

Rekomendasi