Sabtu 03 Oct 2026 20:49 WIB

Menhub Beberkan Strategi Perkuat Keselamatan Transportasi

Keselamatan harus terus menjadi perhatian utama dalam setiap moda transportasi.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dalam acara Lokakarya Forwahub-BKIP bertajuk
Foto: Muhammad Nursyamsi/Republika
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dalam acara Lokakarya Forwahub-BKIP bertajuk

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --  Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan sejumlah langkah untuk meningkatkan keselamatan dalam sektor transportasi. Dudy berkomitmen keselamatan harus terus menjadi perhatian utama dalam setiap moda transportasi. 

'Dalam menjaga keselamatan transportasi, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat aturan dan standar keselamatan," ujar Dudy saat berdiskusi dengan Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

Dudy meminta peningkatan pemeriksaan di lapangan, pengawasan terhadap operator hingga penindakan terhadap pelanggaran. Dengan demikian, ucap Dudy, seluruh penyelenggara transportasi dapat bekerja dengan standar yang jelas dan terukur. 

Pihaknya saat ini tengah menyusun sebuah formulasi aturan pengelolaan transportasi, khususnya transportasi publik bagi para operator. Aturan tersebut memuat kewajiban asesmen bagi pengelola transportasi publik, baik di tingkat direksi maupun komisaris. 

“Kami melihat sektor transportasi publik yang mana kita bertanggaung jawab terhadap masyarakat yang menggunakan, kita ingin memastikan penyelenggara atau perusahaan itu memahami, serta mengerti aspek keselamatan," ucap Dudy. 

Untuk memperkuat keselamatan khususnya pada transportasi laut, aturan terhadap angkutan barang khususnya barang berat kini telah diperketat. Dudy telah meminta operator kapal seperti PT Pelni, PT Pelindo, dan PT ASDP Indonesia Ferry lebih ketat lagi terhadap angkutan kendaraan barang khususnya barang berat. 

Bagi angkutan penyeberangan, angkutan penumpang mulai dipisahkan dengan angkutan barang untuk menjaga keamanan dan keselamatan penyeberangan. Penerapan aturan ini juga merupakan bagian dari kampanye zero over dimension over load (ODOL) 2027.

“Kami sudah minta pemisahan ini diterapkan, seperti di Pelabuhan Ketapang. Kita harus mengedukasi beberapa pihak supaya bisa memahami bahwa pemisahan di pelabuhan penyeberangan itu demi keselamatan,” sambung Dudy. 

Memasuki musim penghujan, Dudy mengingatkan tantangan keselamatan transportasi semakin besar, dengan risiko kecelakaan dan bencana alam yang semakin tinggi. Untuk itu, dia telah mengingatkan kepada seluruh pejabat Kementerian Perhubungan, mulai dari Eselon I hingga Eselon IV serta jenjang paling bawah agar lebih waspada menghadapi musim penghujan. 

Dengan aturan jelas dan praktek tegas di lapangan, Dudy berharap keselamatan transportasi akan menjadi budaya yang dijaga bersama. Dudy menyatakan keselamatan merupakan bagian dari kampanye yang harus disampaikan secara berulang dan berkelanjutan kepada seluruh insan transportasi, baik di lingkungan Kementerian Perhubungan maupun seluruh stakeholder transportasi. 

"Satu nyawa itu terlalu banyak untuk kita korbankan apabila kita tidak memperhatikan atau mempedulikan soal keselamatan," lanjut dia.

Dudy juga terus mengingatkan agar tidak boleh lengah pada setiap hal yang terkait keselamatan, sebab keselamatan adalah untuk kepentingan bersama. Bagi dia, keselamatan bukan sekadar jargon, bukan sekadar sesuatu di atas kertas, atau bukan administrasi. 

"Ini harus sudah menjadi budaya dan jika saya secara pribadi menjadikan ini sebuah harga diri, keselamatan itu harga diri sebagai insan transportasi. Kalau sudah bicara harga diri adalah sesuatu yang tidak bisa kita tawar," kata Dudy.

Berita Lainnya

Rekomendasi