Rabu 22 Jul 2026 11:07 WIB

Perjalanan LRT Jabodebek Terganggu, KAI Minta Maaf

Petugas tengah melakukan pengecekan LRT di Stasiun Cawang.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Friska Yolandha
Warga menaiki moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek), Selasa (29/8/2023) sore. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan LRT Jabodebek yang terjadi di salah satu sarana pada Rabu (22/7/2026) pukul 07.43 WIB.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga menaiki moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek), Selasa (29/8/2023) sore. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan LRT Jabodebek yang terjadi di salah satu sarana pada Rabu (22/7/2026) pukul 07.43 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan LRT Jabodebek yang terjadi di salah satu sarana pada Rabu (22/7/2026) pukul 07.43 WIB. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan saat ini petugas tengah melakukan pengecekan sarana tersebut di Stasiun Cawang.

"Dengan alasan keselamatan, petugas mengarahkan pengguna untuk turun di Stasiun Cawang dan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian berikutnya," ujar Radhitya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga

Radhitya menyampaikan keselamatan dan keamanan pengguna merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional. Demi menjaga keselamatan perjalanan, ucap dia, petugas mengarahkan pengguna untuk berpindah ke rangkaian berikutnya di Stasiun Cawang. 

"Seluruh petugas di lapangan juga telah dikerahkan untuk membantu pengguna selama proses perpindahan berlangsung," sambung Radhitya.

Meski sempat menimbulkan keterlambatan sekitar 10 menit, sambung dia, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah sesuai jadwal. KAI, ucapnya, memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan ini. 

"Para pengguna diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi terbaru melalui kanal resmi LRT Jabodebek," kata Radhitya.

Berita Lainnya

Rekomendasi