Rabu 23 Sep 2026 15:00 WIB

BGR Logistik Dukung Distribusi Bantuan Bencana di Kalimantan Selatan

Kesiapan logistik menentukan kecepatan bantuan saat bencana.

BGR Logistik mendukung distribusi bantuan bencana melalui penguatan dan peningkatan kapasitas klaster logistik Provinsi Kalimantan Selatan bersama BNPB di Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).
Foto: BGR Logistik
BGR Logistik mendukung distribusi bantuan bencana melalui penguatan dan peningkatan kapasitas klaster logistik Provinsi Kalimantan Selatan bersama BNPB di Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT BGR Logistik Indonesia (BLI) terlibat dalam penguatan kapasitas klaster logistik penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meningkatkan kesiapan dukungan logistik ketika terjadi kondisi darurat.

Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Klaster Logistik Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung di Banjarmasin pada 22-23 September 2026. BNPB menekankan pentingnya koordinasi antarpemangku kepentingan agar sumber daya dan dukungan logistik dapat dimanfaatkan secara efektif dalam penanganan bencana.

Baca Juga

Bagi BLI, keterlibatan dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan kapabilitas dan pengalaman logistik perusahaan untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

Dukungan serupa juga dilakukan BLI melalui BLI Peduli NTT pada Agustus 2026. BLI membantu distribusi bantuan kemanusiaan berupa beras, tenda, dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama PT BGR Logistik Indonesia Syailendra mengatakan, pengalaman penanganan bencana di NTT menjadi salah satu contoh pemanfaatan kemampuan logistik dalam situasi kemanusiaan.

“Apa yang kami lakukan di NTT merupakan bentuk nyata bagaimana kapabilitas logistik dapat dimanfaatkan dalam situasi kemanusiaan. Ketika terjadi bencana, bantuan perlu bergerak cepat. Karena itu, kami berupaya menggunakan kemampuan yang kami miliki untuk mendukung percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Begitu juga yang akan dilakukan dengan BNPB di Kalimantan ini,” ujar Syailendra dalam siaran pers, Rabu (23/9/2026).

Keterlibatan BLI di Kalimantan Selatan dan NTT mencakup dua aspek, yakni kesiapsiagaan melalui koordinasi dan penguatan kapasitas serta dukungan distribusi logistik ketika bencana terjadi.

BLI menyatakan pengelolaan logistik dalam situasi bencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan menyebut jaringan operasional dan pengalaman logistik yang dimiliki dapat digunakan untuk mendukung distribusi bantuan dalam kondisi darurat.

Berita Lainnya

Rekomendasi