Rabu 23 Sep 2026 13:48 WIB

Premi Naik 25 Persen, Prudential Indonesia Masuk Fortune Indonesia 100

Pembayaran klaim Prudential Indonesia juga meningkat 26 persen pada semester I 2026.

Prudential Indonesia meraih peringkat ke-53 sebagai perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan dalam Fortune Indonesia 100 2026.
Foto: Prudential
Prudential Indonesia meraih peringkat ke-53 sebagai perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan dalam Fortune Indonesia 100 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prudential Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan premi sebesar 25 persen menjadi Rp12,2 triliun pada semester I 2026, dari Rp9,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama, Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat Rp8,9 triliun kepada lebih dari 149.000 nasabah, meningkat 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, pertumbuhan bisnis tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan layanan dan menjaga kepercayaan nasabah. Berkat kinerja tersebut, kata dia, Prudential Indonesia meraih predikat Excellence kategori Life Insurance dalam Most Reputable Companies 2026 oleh SWA dan menempati peringkat ke-53 dalam Fortune Indonesia 100 2026 berdasarkan pendapatan.

Baca Juga

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan kami menghadirkan perlindungan dan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi Nasabah. Kinerja yang kami capai sepanjang semester pertama 2026 menjadi fondasi bagi kami untuk terus berinvestasi dalam memperkuat layanan, dan menghadirkan pengalaman berasuransi yang semakin mudah, relevan, dan dapat diandalkan,” kata Karin dalam siaran pers, Rabu (23/9/2026).

Dari sisi pembayaran manfaat, Prudential Indonesia mencatat kenaikan 26 persen dengan total Rp8,9 triliun yang dibayarkan kepada lebih dari 149.000 nasabah pada semester I 2026.

Karin mengatakan, perusahaan akan terus menempatkan nasabah sebagai pertimbangan utama dalam pengembangan perlindungan dan layanan.

“Dengan menempatkan Nasabah sebagai pusat dari setiap keputusan yang kami ambil, kami akan terus menghadirkan perlindungan dan layanan yang relevan serta dapat diandalkan demi mewujudkan 'Janji, jadi nyata' bagi lebih banyak keluarga Indonesia,” ujarnya.

Berita Lainnya

Rekomendasi