Senin 05 Jan 2026 17:16 WIB

Rupiah Melemah Seiring Ketidakpastian Arah Kebijakan Suku Bunga Fed

Nilai tukar rupiah pada penutupan Senin, bergerak melemah Rp 16.740 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp 16.740 per dolar AS. (ilustrasi)
Foto: Republika/Prayogi
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp 16.740 per dolar AS. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp 16.740 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.725 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelemahan kurs rupiah seiring ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed pada tahun ini.

Baca Juga

“Mengacu pada risalah rapat The Fed per Desember, ada perpecahan pendapat anggota The Fed terkait prospek penurunan bunga antara yang berkeinginan untuk penguatan pasar tenaga kerja dan yang ingin pencapaian target inflasi 2 persen yang masing-masing saling berlawanan,” ucapnya di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Mengutip Xinhua, sebagian pendapat anggota The Fed menyampaikan pelonggaran kebijakan suku bunga tepat diputuskan sebagai respons terhadap risiko penurunan lapangan kerja.

Sebagai lainnya menunjukkan risiko inflasi yang lebih tinggi, sehingga disarankan tak melakukan penurunan suku bunga lebih lanjut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement