Rabu 17 Dec 2025 15:54 WIB

PLN Pulihkan Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa, Listrik Aceh Tersambung Kembali

Pemulihan transmisi membuka jalan pemulihan menyeluruh sistem kelistrikan di Aceh.

Warga mengendarai kendaraan bermotor melintasi tiang listrik yang roboh di Desa Bundar, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (9/12/2025). Aliran listrik di sebagian daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh masih padam atau belum normal sehingga warga terpaksa memanfaatkan jaringan listrik melalui generator set (genset) yang disediakan sejumlah warung kopi di kabupaten setempat.
Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso
Warga mengendarai kendaraan bermotor melintasi tiang listrik yang roboh di Desa Bundar, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (9/12/2025). Aliran listrik di sebagian daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh masih padam atau belum normal sehingga warga terpaksa memanfaatkan jaringan listrik melalui generator set (genset) yang disediakan sejumlah warung kopi di kabupaten setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT PLN (Persero) berhasil menghubungkan kembali sistem kelistrikan Aceh dengan backbone sistem kelistrikan Sumatera setelah memulihkan jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa. Tersambungnya kembali transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan titik penting dalam pemulihan kelistrikan Aceh.

"Jalur ini menjadi backbone interkoneksi Sumatera–Aceh, sehingga pemulihannya membuka jalan bagi tahapan lanjutan pemulihan sistem secara menyeluruh,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya, dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga

Jaringan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa sempat terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera bagian utara pada penghujung November lalu. Putusnya jaringan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Aceh terisolasi dari backbone sistem kelistrikan Sumatera.

Keberhasilan pemulihan jaringan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa tercatat pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB.

Pemulihan interkoneksi tersebut dilakukan melalui pembangunan menara darurat pada sejumlah titik transmisi yang terdampak banjir dan longsor, sehingga jalur Pangkalan Brandan–Langsa dapat kembali difungsikan secara aman.

Darmawan melanjutkan, setelah jaringan transmisi berhasil tersambung, PLN memasuki tahap pengoperasian kembali pembangkit listrik, khususnya PLTU Nagan Raya.

Proses ini membuat sistem kelistrikan Aceh berangsur pulih. Untuk pengoperasian yang optimal, dibutuhkan durasi sekitar 48 jam ke depan melalui proses pemanasan, sinkronisasi dengan sistem, serta pengujian kinerja.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement