Sabtu 14 Mar 2026 06:48 WIB

Pemudik Mobil Listrik tak Perlu Khawatir, PLN Siapkan SPKLU dan Posko 24 Jam

Posko menjadi bagian dari upaya PLN memberikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik.

SPKLU disiapkan untuk melayani kebutuhan pengguna jalan.
Foto: Antara
SPKLU disiapkan untuk melayani kebutuhan pengguna jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- PT PLN (Persero) memastikan kesiapan Posko Siaga PLN dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur strategis mudik Jawa menuju Bali. Salah satu titik penting berada di kawasan Anjungan Betutu Gilimanuk di Bali, dan Grand Watu Dodol Banyuwangi. Kedua lokasi tersebut menjadi lokasi transit utama pemudik dengan kendaraan listrik pada Lebaran 2026.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, mengatakan PLN menyiapkan posko siaga yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan teknis, tetapi juga tempat istirahat bagi pemudik kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jauh.

Baca Juga

“Selain menyediakan SPKLU, kami juga menghadirkan Posko Siaga PLN sebagai tempat istirahat pemudik. Di sini tersedia area rehat, makanan ringan, serta ruang tunggu bagi pengguna kendaraan listrik yang sedang menunggu proses pengisian daya,” kata Adi saat meninjau fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Ia menjelaskan keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan lintas provinsi, terutama di jalur penyeberangan Jawa–Bali yang diperkirakan padat saat arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Menurut Adi, kawasan Gilimanuk juga dipilih karena menjadi titik strategis sekaligus destinasi kuliner lokal bagi para pemudik. Di sekitar lokasi tersedia berbagai makanan khas daerah seperti ayam betutu yang dapat menjadi pilihan bagi pengendara untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, menjelaskan fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk telah dilengkapi pengisian daya berkapasitas besar untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik roda empat maupun roda dua.

“Di lokasi ini tersedia charger 180 kW (kilowatt) dengan dua nozzle yang dapat digunakan dua mobil secara bersamaan. Selain itu ada charger 22 kW yang biasanya digunakan kendaraan listrik tertentu seperti Wuling,” ucap Elashinta.

Tidak hanya itu, PLN juga menyediakan enam unit SPKLU untuk kendaraan listrik roda dua, sehingga pengendara motor listrik dapat melakukan pengisian daya secara bersamaan.

Elashinta menambahkan, jaringan SPKLU di kawasan Bali Barat dan Bali Utara terus diperkuat guna memastikan kelancaran mobilitas wisatawan maupun pemudik.

“Secara total di wilayah Bali Utara dan Bali Barat terdapat 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat dengan 24 mesin charger. Fasilitas ini cukup memadai untuk melayani pemudik maupun wisatawan yang melintas di kawasan tersebut,” ujarnya.

Di Bali selain Anjungan Betutu Gilimanuk, PLN juga menyiapkan fasilitas SPKLU tambahan di beberapa Unit Layanan Pelanggan (ULP), yaitu ULP Negara, dan sejumlah titik strategis lainnya.

Posko Siaga PLN di Rest Area Banyuwangi

PLN juga mengoperasikan Posko Siaga SPKLU di kawasan Grand Watu Dodol Banyuwangi, Jawa Timur, yang menjadi lokasi pengisian daya terakhir sebelum kendaraan listrik menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement