Sabtu 29 Nov 2025 15:00 WIB

IKN Bangun PLTS Rp 900 Miliar untuk Perkuat Pasokan Energi Hijau

Fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan 92,8 GWh listrik per tahun.

Foto udara suasana dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (14/8/2025). Menurut data dari Otorita IKN (OIKN), pembangunan IKN yang mengusung prinsip inklusif dan selaras dengan alam, memiliki total luas 252.660 hektare daratan dan 69.769 hektare wilayah perairan, dimana sebanyak 75 persennya akan menjadi ruang hijau hingga kawasan lindung dan 10 persen akan dijadikan area produksi pangan.
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Foto udara suasana dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (14/8/2025). Menurut data dari Otorita IKN (OIKN), pembangunan IKN yang mengusung prinsip inklusif dan selaras dengan alam, memiliki total luas 252.660 hektare daratan dan 69.769 hektare wilayah perairan, dimana sebanyak 75 persennya akan menjadi ruang hijau hingga kawasan lindung dan 10 persen akan dijadikan area produksi pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan nilai investasi sekitar Rp 900 miliar. Investasi itu dikucurkan untuk penyediaan energi bersih IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk pemenuhan energi bersih, salah satu prioritas utama mendukung pembangunan IKN, dibangun PLTS kerja sama dengan PT NSSE (PT Nusantara Sembcorp Solar Energi),” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, ketika ditanya mengenai pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga

Pembangunan infrastruktur energi bersih merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari visi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan, katanya menambahkan.

Energi hijau menjadi fondasi bagi ibu kota masa depan Indonesia tersebut, yang rendah emisi, efisien, serta selaras dengan alam.

Otorita IKN telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT NSSE, sebuah joint venture company milik PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte Ltd, untuk membangun PLTS berkapasitas 50 megawatt.

PLTS yang dibangun dengan tingkat iradiasi terbaik di kawasan IKN itu menjadi infrastruktur energi hijau yang diproyeksikan menghasilkan 92,8 GWh listrik per tahun. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sumber daya strategis dalam penyediaan energi bersih kota.

Ia mengatakan kehadiran PLTS tersebut menjadi tulang punggung kelistrikan hijau IKN, memastikan pasokan energi yang andal serta mendukung percepatan transformasi menuju sistem ketenagalistrikan rendah karbon.

Menurut dia, investasi senilai sekitar Rp 900 miliar itu memperkuat upaya mewujudkan pembangunan IKN berkelanjutan, mengedepankan pengurangan emisi dan efisiensi energi sejak tahap awal pembangunan kota.

Kerja sama tersebut juga menjadi tonggak penting dalam mendukung komitmen Indonesia mencapai net zero emission pada 2060. Otorita IKN memastikan seluruh infrastruktur kota dikembangkan dengan prinsip rendah karbon.

IKN tidak hanya dibangun sebagai kota modern dan cerdas, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi energi bersih nasional dan komitmen Indonesia terhadap masa depan yang berkelanjutan.

Pembangunan PLTS tersebut menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan energi dan mengakselerasi transformasi menuju ekosistem kelistrikan berbasis energi hijau, ujar Basuki Hadimuljono.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement