REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap mendukung sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Hal ini disampaikan Ekonomi saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi (KDM).
"Bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat," tulis Erick dalam akun Instagram, @erickthohir pada Senin (14/7/2025).
Erick menyampaikan pertemuan tersebut membahas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pemanfaatan aset-aset BUMN untuk kepentingan masyarakat luas. Dalam kesempatan itu, Erick menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengelola aset negara, khususnya milik Perhutani dan PTPN, agar memberikan manfaat yang konkret bagi rakyat.
"Kami berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mengoptimalkan aset-aset BUMN seperti Perhutani dan PTPN di Jawa Barat untuk memastikan program pemerintah dapat melindungi rakyat, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi angka kemiskinan," ucap Erick.
Erick juga menyampaikan langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemerataan pembangunan di daerah. Erick menyebut pertemuan ini menjadi momentum awal sinergi konkret antara Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjalankan agenda strategis nasional melalui pemanfaatan aset negara secara produktif dan berkelanjutan.
"Program ini untuk mewujudkan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemerataan pembangunan," kata Erick.
Lihat postingan ini di InstagramAdvertisementBerita TerkaitBerita LainnyaAdvertisementAdvertisementRekomendasi
Rabu , 04 Feb 2026, 03:51 WIB![]()
Mbizmarket Apresiasi Daerah dan RS yang Dorong Transformasi Pengadaan Digital
Selasa , 03 Feb 2026, 22:52 WIBAnggaran Gentengisasi di Bawah Rp 1 Triliun, Purbaya: Hitungan Awal Terlalu Kasar
Selasa , 03 Feb 2026, 22:08 WIBPurbaya Anggap Rupiah ke Level Rp 15 Ribu per Dolar AS tak Sulit
Selasa , 03 Feb 2026, 21:43 WIBChina Resmi Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi, Berlaku Mulai 1 Januari 2027
Selasa , 03 Feb 2026, 21:33 WIBJelang Rilis Data BPS, Purbaya Yakini Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 6 Persen di 2026
Advertisement