Kamis 03 Apr 2025 18:45 WIB

Kanselir Jerman: Tarif Trump 'Serangan' terhadap Tatanan Niaga Global

Kebijakan tarif Trump berdampak negatif bagi Eropa, AS maupun dunia.

Kanselir Jerman Olaf Scholz menyebut keputusan Trump memberlakukan tarif impor merupakan serangan terhadap tatanan niaga global. (ilustrasi)
Foto: EPA-EFE/FILIP SINGER
Kanselir Jerman Olaf Scholz menyebut keputusan Trump memberlakukan tarif impor merupakan serangan terhadap tatanan niaga global. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan tarif impor sebagai "serangan" terhadap tatanan niaga internasional yang sudah mapan.

"Saya meyakini keputusan tarif oleh Presiden AS baru-baru ini secara fundamental adalah salah. Tarif tersebut adalah serangan terhadap tatanan perdagangan yang telah menciptakan kemakmuran di seantero dunia," kata Scholz dalam konferensi pers di Berlin, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga

Ia menyebut sistem perdagangan internasional yang berlandaskan pasar bebas dan pengurangan hambatan perdagangan terbentuk melalui kontribusi pemerintah AS terdahulu. Scholz memperingatkan bahwa tarif baru yang diumumkan pemerintahan Trump akan berdampak negatif baik bagi Eropa, Amerika Serikat, maupun dunia.

"Keseluruhan ekonomi global akan menderita akibat keputusan yang tidak matang ini. Pebisnis dan para konsumen di mana pun di dunia ini, termasuk di AS, akan terdampak," kata dia.

"Pemerintahan AS berada pada jalur yang akan berakhir pada kerugian bagi semuanya," ucap Kanselir Jerman, menambahkan.

Dilansir laman Anadolu, Presiden Donald Trump pada Rabu (2/4/2025) mengumumkan serangkaian tarif terhadap puluhan negara dan kawasan ekonomi, termasuk Uni Eropa. Dengan aturan tarif terbaru, impor dari negara-negara Uni Eropa akan dikenakan tarif 20 persen, sementara produk buatan negara-negara lain yang masuk AS dikenakan tarif minimal 10 persen.

Sementara itu, menyusul pemilu federal Jerman pada Februari lalu, Scholz akan segera mengalihkan jabatannya kepada pemimpin pemerintahan selanjutnya.

 

photo
Infografis kebijakan tarif impor dari Presiden AS Donald Trump. - (Infografis Republika)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement