Rabu 24 Jul 2024 13:16 WIB

Konsumen BAIC Hanya Perlu Mengeluarkan Biaya BBM Selama 4 Tahun

Garansi produk diberikan selama 5 tahun atau 150.000 km.

BAIC Indonesia memberikan nilai tambah dengan layanan purna jual Gratis selama 4 tahun atau maksimal 80.000 kilometer.
Foto: REPUBLIKA/FIRKAH FANSURI
BAIC Indonesia memberikan nilai tambah dengan layanan purna jual Gratis selama 4 tahun atau maksimal 80.000 kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG--Konsumen BAIC hanya perlu membeli bahan bakar setelah produk berpindah tangan ke konsumen. BAIC Indonesia memberikan nilai tambah dengan layanan purna jual gratis selama 4 tahun atau maksimal 80.000 kilometer yang telah termasuk ke dalam paket kendaraan dari awal pembelian.

Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia Dhani Yahya mengatakan layanan ini memberikan free service maintenance untuk perawatan kendaraan secara menyeluruh. “Termasuk jasa, penggantian suku cadang dan pelumas kendaraan untuk memastikan kenyamanan berkendara dan kualitas kendaraan tetap terjaga selama penggunaan,” kata Dhani dalam keterangannya, Selasa (23/7/2024).

Baca Juga

BAIC Indonesia, katanya, memastikan selama proses perawatan, kendaraan konsumen akan ditangani oleh para teknisi dari seluruh jaringan diler yang telah terlatih secara khusus untuk menggunakan software diagnostik kendaraan terkini.

Selain itu BAIC Indonesia juga memastikan ketersediaan sparepart baik untuk maintenance, slow & fast moving part yang ketersediaannya akan terus terjaga hingga 90 persen.

BAIC juga memberikan garansi produk selama 5 tahun atau 150.000 kilometer. Hal ini untuk memberikan kepastian bahwa para pembeli BAIC akan menerima produk senantiasa dalam kondisi prima sesuai harapan pelanggan selama jangka waktu tersebut.

Garansi tersebut melindungi para konsumen BAIC dari segala kerugian karena adanya kekurangan yang mungkin disebabkan selama proses produksi. Setidaknya ada 11 diler BAIC Indonesia yang menyediakan layanan lengkap hingga purna jual. Mulai JHL Auto, Alam Sutera, diler DAS Indonesia, diler Trijaya Oto Makmur sampai PT Mega Central Autoniaga.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement