Rabu 29 May 2024 23:00 WIB

Menparekraf Upayakan Penerbangan Langsung Tiga Negara ke Labuan Bajo

Akan ada penambahan jumlah pesawat secara bertahap ke Labuan Bajo dari domestik.

Puncak Pulau Pandar, Labuan Bajo, NTT yang menjadi salah satu spot terkenal wisatawan.
Foto: Lida Puspaningtyas
Puncak Pulau Pandar, Labuan Bajo, NTT yang menjadi salah satu spot terkenal wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengupayakan pembukaan penerbangan internasional langsung dari tiga negara ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ada tiga penerbangan yang sedang kami finalisasi yaitu dari Singapura, Malaysia dan Australia," katanya di Labuan Bajo, Rabu (29/5/2024).

Baca Juga

Sandiaga menargetkan penerbangan langsung ke Labuan Bajo pada enam bulan ke depan, namun ia memperkirakan penerbangan internasional langsung itu akan lebih cepat yakni pada kuartal keempat (Q4) 2024.

"Karena ini (Bandara Komodo Labuan Bajo) bandara internasional jadi sudah disiapkan semua kelengkapan," jelasnya.

 

Selain itu Sandiaga juga menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terkait mahalnya tiket pesawat untuk penerbangan domestik.

Hasil koordinasi dengan kedua menteri tersebut, lanjut dia, akan ada penambahan jumlah pesawat secara bertahap sehingga akan meningkat ketersediaan kursi pesawat.

"Sehingga banyak juga jalur-jalur penerbangan di kuartal ketiga, kuartal keempat ini mudah-mudahan bisa membuat harga tiket lebih terjangkau," katanya.

Sandiaga menilai destinasi wisata harus bisa dicapai dengan biaya yang tidak memberatkan para wisatawan, terutama wisatawan nusantara.

sumber : ANTARA

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement