Senin 06 May 2024 14:01 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh Positif Didorong Momen Ramadhan 

Kelompok konsumsi rumah tangga lainnya yang tumbuh tinggi adalah restoran dan hotel.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Lida Puspaningtyas
Pengunjung berbelanja di salah satu ritel modern di Jakarta, Jumat (14/4/2023). Konsumsi rumah tangga tetap jadi pendorong pertumbuhan ekonomi.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pengunjung berbelanja di salah satu ritel modern di Jakarta, Jumat (14/4/2023). Konsumsi rumah tangga tetap jadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, konsumsi  rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi pada kuartal I 2024 sebesar 2,62 persen. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan Bulan Ramadhan yang berlangsung pada kuartal I 2024 mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga. 

"Kelompok konsumsi rumah yang tumbuh tinggi antara lain transportasi dan komunikasi yang tecermin dari indeks perdagangan eceran untuk komoditas suku cadang dan aksesoris dan juga bahan bakar kendaraan, serta pertumbuhan jumlah penumpang angkutan rel, laut, dan udara," kata Amalia dalam konferensi pers, Senin (6/5/2024). 

Baca Juga

Dia menambahkan, kelompok konsumsi rumah tangga lainnya yang tumbuh tinggi adalah restoran dan hotel. Hal tersebut tecermin dari peningkatan hunian kamar hotel dan pertumbuhan konsumsi makanan dan minuman selama momen Ramadhan. 

Di sisi lain, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga tumbuh positif tercermin pada beberapa indikator kelompok barang modal. Amalia mengatakan seluruh barang modal tumbuh positif kecuali kendaraan. 

 

"PMTB mengalami pertumbuhan positif untuk barang modal bangunan. Pertumbuhan PMTB didorong oleh realisasi investasi PMA PMDN, demikian juga pertumbuhan modal pemerintah, belanja modal pemerintah terlihat tumbuh positif," jelas Amalia. 

Sementara itu, konsumsi pemerintah juga tercatat tumbuh tinggi. Amalia menuturkan, hal tersebut terutama didorong oleh kenaikan realisasi belanja barang terutama pada kegiatan persiapan dan pelaksanaan dan pengawasan pemili 2024 serta kenaikan realisasi belanja pegawai dan belanja sosial. 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement