Ahad 14 Apr 2024 01:50 WIB

Bappebti: Perdagangan Kripto jadi Strategi Percepatan Ekonomi Digital

Pemerintah proaktif ciptakan kebijakan dukung pertumbuhan ekosistem kripto.

Uang kripto (ilustrasi)
Foto: Pixabay
Uang kripto (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan menyebut perdagangan aset kripto menjadi salah satu strategi pemerintah percepatan ekonomi digital Indonesia.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Bappebti, Tirta Karma Senjaya mengatakan, pemerintah secara proaktif menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekosistem kripto. Termasuk regulasi yang memfasilitasi inovasi hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi investasi dalam aset kripto.

Baca Juga

Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital. "Perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia," ujar Tirta.

Berdasarkan data Bappebti 2023, tercatat adanya 18,51 juta investor aset kripto di Indonesia atau meningkat 9,8 persen sejak awal tahun. Transaksi aset kripto pun mencapai angka Rp 149,25 triliun.

Meski terjadi penurunan transaksi dari Rp 306,4 triliun pada 2022 (yoy), industri ini tetap menunjukkan potensi ekonomi yang kuat.

Kinerja luar biasa di 2023 ini, didukung oleh berbagai perkembangan positif dalam dunia kripto. Di antaranya adalah optimisme terhadap ETF Bitcoin spot dan antisipasi halving Bitcoin.

Sementara itu, menurut data Media Monitoring NoLimit Dashboard, perbincangan terkait kripto di media sosial meningkat sebesar 243 persen dari Juli ke Desember 2023. Diskusi didominasi terkait perubahan harga kripto selama 2023 dan proyeksi di 2024. Selain itu, Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB, dan Solana (SOL), serta topik seputar NFT, blockchain, trading, investasi, dan proyek dalam ekosistem kripto.

CEO Tokocrypto Yudhono Rawis mengatakan, sebagai inisiatif untuk mendukung Pemerintah dalam transformasi digital, Tokocrypto melakukan perubahan besar pada Toko Token (TKO). Tujuannya untuk memajukan adopsi teknologi blockchain di Indonesia. Kapitalisasi pasar token TKO telah mencapai 52 juta dolar AS, menjadikannya token lokal terbesar.

"Kami bangga menjadi bagian dari transformasi digital ini dan mengambil inisiasi terdepan. Langkah-langkah yang diambil oleh Bappebti, serta dukungan penuh dari pemerintah, memberikan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan industri kripto di Indonesia," kata Yudhono.

Pada 2023, Tokocrypto mencatat pencapaian signifikan, mendominasi sekitar 43 persen pasar berdasarkan data CoinMarketCap, dengan lebih dari 3,2 juta pengguna dan transaksi harian rata-rata melebihi 30 juta dolar AS. Ini mencakup lebih dari 380 jenis token dan koin, menjadikan Tokocrypto indikator penting dalam evolusi industri kripto di Indonesia.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement