Rabu 27 Mar 2024 13:18 WIB

Kembangkan Potensi, PNM Berikan Studi Banding Anyaman Bagi Ketua Kelompok Unggulan Mekaar

PNM melalui program PKU mengadakan kembali program studi banding #CariTauLangkahBaru

Cirebon memiliki segudang potensi usaha yang terkenal, potensi usaha masyarakat yang dari Cirebon salah satunya potensi kerajinan yang berbahan dasar rotan. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) mengadakan kembali program studi banding lanjut dengan tema CariTauLangkahBaru.
Foto: dok PNM
Cirebon memiliki segudang potensi usaha yang terkenal, potensi usaha masyarakat yang dari Cirebon salah satunya potensi kerajinan yang berbahan dasar rotan. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) mengadakan kembali program studi banding lanjut dengan tema CariTauLangkahBaru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cirebon memiliki segudang potensi usaha yang terkenal, potensi usaha masyarakat yang dari Cirebon salah satunya potensi kerajinan yang berbahan dasar rotan. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) mengadakan kembali program studi banding lanjut dengan tema #CariTauLangkahBaru.

Studi Banding Kerajinan Anyaman digelar di Gallery Arli Fashion Craft, Plumbon, Cirebon, 6-8 Maret 2024. Diikuti oleh 16 orang nasabah Mekaar yang merupakan ketua kelompok unggulan yang berasal dari PNM Kalimantan Utara, PNM Banjarnegara, PNM Magelang, PNM Semarang, PNM Solo, PNM Garut, PNM Pati, hingga PNM Bekasi.

Wakil Pemimpin Cabang PNM Cirebon, Mukti Subarnas mengatakan dengan semangat mengembangkan potensi, ia berharap peserta dapat bertanya dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan studi banding ini. 

"Semoga kita semua dapat membawa pulang pengalaman yang berharga dan inspirasi baru untuk diterapkan di komunitas kita masing-masing,” ungkap Mukti.

Lewat bimbingan Gunawan Pemilik Gallery Arli Fashion Craft, peserta membuat keranjang dengan teknik Anyaman Sasag. Anyaman dua sumbu dengan cara membentangkan secara diagonal dua bilah sumbu dan saling disilangkan untuk membentuk pola yang kuat dan kokoh.

Selain itu para peserta juga melakukan karya wisata ke Keraton Kasepuhan Cirebon, sesampainya para peserta disambut oleh Patih Sepuh Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat.

Nasabah PNM asal Pati, Siti Zulaekoh mengaku sangat berterima kasih kepada PNM. Hal itu karena memilihnya ikut studi banding ke Cirebon dan mendapat pelatihan anyaman rotan dan diajak jalan-jalan.

Pelaksanaan Studi Banding sudah dilakukan sejak tahun 2022, dengan menghasilkan sekitar 200 lebih nasabah mendapatkan pembekalan khusus sesuai sektor usahanya masing-masing

#CariTauLangkahBaru merupakan cara untuk cari tau dengan cara baru, pengembangan usaha nasabah pada masing-masing sektor usaha melalui kegiatan studi banding yang disuguhkan PNM. Dengan tujuan, nasabah mampu mengembangkan usahanya dengan cara yang berbeda seperti pemberdayaan yang biasa dilakukan.  

PNM merupakan lembaga pembiayaan dan pendamping perempuan prasejahtera di Indonesia melalui sektor usaha ultra mikro. PNM tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk juga dilakukan. Hingga kini sudah ada 15,2 Juta nasabah PNM di seluruh Indonesia.

Singkatnya, PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pembiayaan dan pendampingan merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu dengan lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement