Selasa 12 Mar 2024 17:50 WIB

Ini 3 Tips Keamanan Digital dan Keuangan Bagi Perempuan

Jangan menggunakan wifi di tempat umum untuk mengakses aplikasi berdata pribadi.

Digitalisasi keuangan perlu dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat, termasuk perempuan.
Foto: dok Telkom
Digitalisasi keuangan perlu dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat, termasuk perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perempuan dinilai kerap menghadapi berbagai perilaku tidak menyenangkan di dunia digital. Mulai dari pelecehan online hingga penipuan keuangan.

Berdasarkan data Status Literasi Digital Indonesia, literasi digital perempuan belum setara dengan laki-laki. Maka, keamanan digital serta keamanan finansial bagi kaum Perempuan terus didorong demi menciptakan lingkungan di mana semua perempuan dihargai dan dihormati.

Baca Juga

Head of Corporate Secretary Nawakara Chiquita Hindarto menjelaskan, penting melakukan penilaian risiko dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk aspek keamanan digital dan juga keuangan.

“Dengan maraknya kejahatan digital, nyatanya perempuan lah yang memiliki peran besar terhadap pembangunan keamanan digital di Indonesia. Maka keamanan digital kerap menjadi benteng penggunaan teknologi bagi para perempuan," ujar dia.

Ia menyebutkan, setidaknya ada tiga hal utama yang menjadi fokus bagi para Perempuan. Tujuannya agar tetap aman dalam keamanan digital, di antaranya:

 

1. Lebih Teliti Menggunakan Aplikasi Keuangan Digital

Sebagai seorang menteri keuangan dalam keluarga, menurut Chiquita aplikasi keuangan digital menjadi aplikasi utama yang sering digunakan. Dalam menilai sebuah aplikasi keuangan digital tersebut, perempuan perlu mencari tahu terlebih dahulu bagaimana reputasinya, keamanannya, berapa banyak penggunanya, dan testimoninya.

Setelah tahu aplikasi keuangan tersebut aman, langkah selanjutnya yaitu memastikan keamanan digital kita terjaga. Misalnya, tidak menyimpan sandi menggunakan angka sederhana seperti tanggal lahir, angka berurutan dan lain sebagainya.

 

2. Tidak Pakai WiFi di Tempat Umum

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan dalam keamanan digital adalah tidak menggunakan wifi di tempat umum untuk mengakses aplikasi yang memiliki data private yang bersifat substansial, seperti aplikasi keuangan digital atau mobile banking.

Hal ini untuk menghindari penyadapan yang mudah diakses area publik untuk mengambil data dari handphone yang terhubung ke WiFi tersebut.

 

3. Perhatikan Betul Permintaan Akses Data Diri dari Pinjaman Online (Pinjol)

Fenomena pinjol kerap terjadi karena rendahnya tingkat inklusi keuangan perempuan. Untuk mengantisipasi adanya pencurian data pribadi di aplikasi pinjol, sangat penting memperhatikan permintaan akses aplikasi pinjol pada ponsel pengguna. Jika di luar kewajaran yang telah ditentukan OJK, maka persetujuan akses tersebut sebaiknya ditolak. Bagaimana pun juga, pengamanan data yang baik sangat penting dimiliki setiap orang.

Lewat pendekatan proaktif terhadap keamanan digital, hal ini nyatanya sejalan pula dengan tren industri yang lebih luas, di mana organisasi semakin menyadari pentingnya tindakan keamanan cyber. Chiquita menekankan para perempuan agar terus aktif terlibat dalam manajemen dan perlindungan aset digital sebagai bagian dari komitmen Nawakara untuk memastikan keamanan digital.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement