Senin 11 Mar 2024 20:49 WIB

Satgas Pangan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Ketersediaan bahan pokok maupun pangan masih mencukupi dan dalam batas aman

Warga membeli kebutuhan bahan pokok saat pasar murah di Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta, Senin (25/9/2023). Pasar Murah yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman ini hanya diperuntukkan untuk warga yang memiliki KTP Sleman. Untuk pemerataan kebutuhan sembako yang dijual dibatasi, seperti beras maksimal 10 kilogram, kemudian Minyak goreng dua liter, gula dan tepung terigu maksimal lima kilogram, kemudian telur ayam maksimal 2 kilogram. Untuk harga Disperindag Sleman memastikan masih di bawah harga pasaran. Pasar murah ini diadakan di 17 kecamatan di Sleman yang bekerja sama dengan Bulog secara bergantian untuk menyetabilkan harga sembako.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Warga membeli kebutuhan bahan pokok saat pasar murah di Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta, Senin (25/9/2023). Pasar Murah yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman ini hanya diperuntukkan untuk warga yang memiliki KTP Sleman. Untuk pemerataan kebutuhan sembako yang dijual dibatasi, seperti beras maksimal 10 kilogram, kemudian Minyak goreng dua liter, gula dan tepung terigu maksimal lima kilogram, kemudian telur ayam maksimal 2 kilogram. Untuk harga Disperindag Sleman memastikan masih di bawah harga pasaran. Pasar murah ini diadakan di 17 kecamatan di Sleman yang bekerja sama dengan Bulog secara bergantian untuk menyetabilkan harga sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, HUMBAHAS -- Satuan tugas (satgas) Pangan Kepolisian Resor (Polres) Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, melakukan pemantauan sekaligus pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting ke sejumlah pasar tradisional di wilayah setempat, menjelang Ramadhan 2024.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Humbahas AKBP Hary Ardianto didampingi Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Humbahas, Bripka Indra Sirait, Senin, mengatakan pengecekan ketersediaan bahan pokok tersebut dilakukan bersama Dinas Kopernaker, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Bagian Ekonomi Pemkab Humbahas.

Baca Juga

"Bersama dinas terkait dari pemerintah setempat kami melakukan monitor di pasar tradisional Doloksanggul, pasokan bahan pokok masih cukup aman," kata Indra.

Indra menjelaskan, Polres Humbahas bersama tim di lapangan fokus mengecek bahan pokok di pasar tersebut karena merupakan salah satu pasar skala besar di wilayah Kabupaten Humbahas.

Sementara, menurut AKBP Hary Ardianto langkah pengecekan ketersediaan bahan pokok penting yang dilakukan anggotanya di pasar tradisional Doloksanggul tersebut merupakan strategi guna pengendalian dan menjaga stabilitas harga di wilayah itu menjelang Ramadhan.

 

"Dari hasil monitor anggota bersama tim, ketersediaan bahan pokok maupun pangan masih mencukupi dan berada dalam batas aman. Stok seperti beras, telor, minyak dan daging masih cukup banyak. Masyarakat tidak perlu takut," kata Hary.

 

Selain pengecekan ketersediaan bahan pokok, Satgas Pangan Polres Humbahas juga melakukan pemantauan terhadap distribusi bahan pokok. Hal ini, kata AKBP Hary Ardianto, bertujuan mengantisipasi gangguan ketersediaan bahan pokok.

 

"Langkah tegas akan diambil jika ditemukan hal-hal yang mengganggu ketersediaan pangan. Kita akan terus melakukan pemantauan dan inspeksi di berbagai titik distribusi untuk memastikan bahwa bahan pangan yang beredar aman dan berkualitas," kata Hary.

 

Adapun, dari hasil pemantauan Tim Satgas Pangan Polres Humbahas untuk harga beras medium berkisar antara Rp 14 ribu per kilogram. Kemudian bahan pokok lain seperti telur berada di harga Rp 28 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 14 ribu kilogram, daging sapi Rp 150 ribu per kilogram dan daging ayam broiler Rp 37 ribu per kilogram.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement