Kamis 29 Feb 2024 09:26 WIB

BRI Persiapkan Buka Kantor di IKN dan Sekitarnya

Hingga akhir Desember 2023, BRI berhasil mencatatkan aset sebesar Rp1.965,0 triliun.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Lida Puspaningtyas
BRI menjadi salah satu bank umum yang menjadi penyelenggara program pensiun tersebut. Yakni melalui BRI Future Investment atau BRIFINE.
Foto: dok BRI
BRI menjadi salah satu bank umum yang menjadi penyelenggara program pensiun tersebut. Yakni melalui BRI Future Investment atau BRIFINE.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersinergi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan.

Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto mengatakan, BRI siap memberikan support dan berkolaborasi dengan OIKN dalam berbagai program pemerintah untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai Visi Indonesia 2045.

Baca Juga

Agus Noorsanto yakin, dengan dibangunnya melalui identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

“BRI siap hadir tidak hanya di wilayah IKN, tetapi juga di wilayah penyangga untuk mengembangkan ekosistem di sekitar IKN,” kata Agus Noorsanto dikutip Kamis (29/2/2024).

 

Sinergi ini, lanjutnya, diharapkan dapat mempermudah ASN OIKN dalam memperoleh layanan perbankan berbasis teknologi informasi, seperti pengelolaan payroll, tunjangan kinerja, pinjaman pegawai, KPR, Kartu Kredit dan lain sebagainya.

Layanan tersebut didukung dengan digitalisasi BRI yang diantaranya melalui BRImo, Digital Saving BRI, BRIspot dan BRIguna Digital, QRIS, BRI Credit Card Mobile, dan lain sebagainya. Selain itu untuk layanan di level Kementerian/Lembaga, BRI juga memiliki layanan Virtual Account (VA) Satker sebagai pengganti Giro Pemerintah sesuai PMK 183, Kartu Kredit Pemerintah (KKP), dan QLola by BRI.

Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya menyambut baik dengan adanya sinergi ini. Diharapkan kerjasama ini bisa memperkuat langkah bersama yang telah dilakukan bersama BRI dan langkah langkah lain di masa depan.

“Dengan pembangunan yang masih hingga 21 tahun mendatang, kebutuhan untuk memfasilitasi munculnya industri dan pengusaha baru tentu juga perlu dipenuhi. Oleh karena itu kehadiran BRI turut membantu pembangunan yang ada di Nusantara,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dari sisi kinerja BRI merupakan bank dengan laba terbesar di Indonesia. Hingga akhir Desember 2023, BRI berhasil mencatatkan aset sebesar Rp 1.965,0 triliun atau tumbuh 5,3 persen year-on-year (yoy). Pertumbuhan aset tersebut juga diiringi dengan perolehan laba senilai Rp 60,4 triliun atau tumbuh 17,5 persen yoy.

Keberhasilan BRI sebagai perusahaan BUMN mencetak laba Rp 60,4 triliun merupakan pembuktian bahwa perusahaan BUMN yang memiliki fungsi agent of development dan value creator dapat secara simultan menjalankan peran economic value dan social value secara bersamaan.

BRI juga memiliki jaringan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah unit kerja sebanyak lebih dari 7.755 kantor yang sudah real time on line, dengan dukungan lebih dari 12 ribu ATM, 9.000 CRM dan lebih dari 664 ribu EDC, serta 740 ribu AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia.

BRI juga direncanakan akan mengikuti groundbreaking ke-5 pada 29 Februari – 1 Maret 2024 di wilayah Nusantara. BRI akan membangun BRI International Microfinance Center Ibu Kota Nusantara, dimana gedung ini merupakan wujud dedikasi BRI khususnya dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement