Rabu 21 Feb 2024 12:08 WIB

PNM Kendari Raih Penghargaan Sebagai Lembaga Pemberdayaan UMKM Terbaik Sulteng dan Kendari

PNM memperoleh dua penghargaan sebagai lembaga pemberdayaan UMKM terbaik.

PNM Cabang Kendari dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nasabah terus berkolaborasi dengan banyak pihak.
Foto: PNM
PNM Cabang Kendari dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nasabah terus berkolaborasi dengan banyak pihak.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kendari dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nasabah terus berkolaborasi dengan banyak pihak. Bukan hanya unsur masyarakat tetapi juga BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah dan legislatif yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota serta stakeholder lainnya. 

Rabu (7/2/2024), PNM Kendari bersama Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) melaksanakan kegiatan edukasi melalui program pelatihan literasi keuagan dan pemberdayaan ekonomi. Dalam kegiatan ini PNM Kendari mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari. 

Baca Juga

Bersamaan dengan digelarnya pelatihan literasi keuangan pemberdayaan ekonomi, PNM memperoleh dua penghargaan sebagai lembaga pemberdayaan UMKM terbaik. 

Salim, Pimpinan Cabang PNM Kendari sangat bersyukur atas apresiasi dari pemerintah provinsi melalui DPRD I Provinsi Sulawesi Tenggara dan pemerintah Kota Kendari melalui DPRD II Kota Kendari yang telah memberikan penghargaan ini. “Kami menyadari upaya pemberdayaan yang kami lakukan haruslah bersama dengan banyak unsur. Kami sangat berterima kasih pada unsur pimpinan DPRD baik Provinsi Sulawesi Tenggara dan DPRD Kota Kendari yang memberikan kita Penghargaan sebagai lembaga pemberdayaan UMKM terbaik,” ujar Salim.

 

Penghargaan ini diberikan atas kinerja pemberdayaan yang sangat baik yang dilakukan oleh PNM Kendari kepada entitas UMKM di wilayah Sulawesi Tenggara. Selain memberikan penghargaan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga memberikan bantuan kepada 10 ribu nasabah PNM untuk bergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan kecelakaan kerja dan kematian dengan total Rp 42 juta per nasabah. 

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh menjelaskan melalui kerjasama PNM, DPRD Provinsi dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan pekerja UMKM bisa bekerja dengan tenang, stabil dan dapat bekerja lebih baik. Ia juga mengatakan bantuan ini sebagai peningkat rasa percaya diri kepada ibu nasabah PNM yang bekerja di sektor informal. 

Piagam penghargaan dari DPRD Kota Kendari diserahkan oleh Samsuddin Rahim, Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, ia berpesan agar PNM Kendari terus meningkatkan tugas pemberdayaan masyarakat melalui pembiayaan dan pendampingan.

PNM Kendari terus berfokus dalam memberikan tiga modal penting bagi pengembangan UMKM yakni modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pemahaman kepada semua stakeholder, PNM Kendari juga terus melakukan sosialisasi ke berbagai pihak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement