Selasa 23 Jan 2024 15:41 WIB

Penyaluran Kredit Bank Jatim Tumbuh 18,54 Persen, Ini Pemicunya

NPL Bank Jatim menjadi 2,49 persen pada 2023.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ahmad Fikri Noor
PT Bank Jatim Tbk.
Foto: Bank Jatim
PT Bank Jatim Tbk.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Penyaluran kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sepanjang 2023 tercatat di angka Rp 54,7 triliun, atau tumbuh sebesar 18,54 persen (YoY). Pertumbuhan kredit tertinggi Bank Jatim tercatat pada sektor produktif (komersial dan SME) sebesar 34,28 persen (YoY) dan sektor konsumer sebesar 8,91 persen (YoY).

"Melalui strategi segmentasi, modernisasi bisnis model, penentuan target dan monitoring yang terukur, serta pola shifting terhadap tenaga Account Officer telah menuai hasil yang signifikan terhadap pertumbuhan kredit, utamanya kredit produktif," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, dalam pemaparan publik yang diselenggarakan di Ruang Bromo Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga

Busrul mengatakan, peningkatan kredit yang dicapai Bank Jatim membuat rasio pembiayaan terhadap pengelolaan dana (LDR) perseroan semakin membaik. Rasio LDR pada 2022 tercatat sebesar 56,50 persen. Kemudian naik menjadi 70,03 persen pada tahun 2023.

Peningkatan penyaluran kredit Bank Jatim juga diikuti perbaikan kualitas pinjaman. Hal itu terlihat dari rasio Non Performing Loan (NPL) Gross Bank Jatim yang melandai. Yakni di angka 2,83 persen pada 2022, dan menjadi 2,49 persen pada 2023.

 

"Itu artinya, kualitas kredit Bank Jatim semakin sehat dan menjadi tanda adanya recovery dari beberapa sektor ekonomi. NPL berhasil mengalami penurunan karena kami telah melakukan penyelesaian kredit bermasalah serta adanya kredit hapus buku dan laba bersih kami sepanjang 2023 tercatat sebesar Rp 1,47 triliun," ujarnya.

Busrul melanjutkan, dari sisi tabungan, Bank Jatim mengalami kenaikan 9,38 persen pada 2023. Menurut Busrul, tabungan Bank Jatim mengalami kenaikan seiring dengan tumbuhnya pengguna aplikasi mobile banking JConnect.

"Kinerja digital banking Bank Jatim memang cukup memuaskan. Sepanjang 2023, pengguna JConnect Mobile mencapai 641.266 user atau tumbuh 29 persen (YoY). Lalu untuk nominal transaksinya berada di angka Rp 42 triliun, naik 45 persen (YoY)," ucapnya.

Busrul menambahkan, merchant QRIS Bank Jatim juga telah mencapai 136.274 pengguna atau tumbuh 133 persen (YoY). Adapun, nominal transaksinya tercatat sebesar Rp 697 miliar atau tumbuh 262 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (YoY).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement