Ahad 05 Nov 2023 12:44 WIB

KCIC Bantah Kabar Stasiun Kereta Cepat Halim Bocor

KCIC membantah kabar Stasiun Kereta Cepat Halim mengalami kebocoran.

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Bilal Ramadhan
Penumpang bersiap memasuki gerbong kereta cepat Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta. KCIC membantah kabar Stasiun Kereta Cepat Halim mengalami kebocoran.
Foto: Republika/Prayogi
Penumpang bersiap memasuki gerbong kereta cepat Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta. KCIC membantah kabar Stasiun Kereta Cepat Halim mengalami kebocoran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) membantah kabar viral di media sosial soal kebocoran di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta. GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan tingginya curah hujan sekitar area Stasiun Halim pada Sabtu (5/11/2023), tidak menganggu area pelayanan, khususnya bagian dalam stasiun Halim.

"Sejumlah gambar yang beredar di sosial media yang menunjukan kondisi plafon stasiun bagian dalam mengalami kebocoran bukan di lokasi Stasiun Halim," ujar Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (5/11/2023).

Baca Juga

Eva menyampaikan visual lain yang menggambarkan adanya limpahan air di sisi tangga juga bukan berada di dalam stasiun, namun di area luar lobi kedatangan sisi selatan.

Eva menyampaikan limpahan air berasal dari saluran air yang tidak mampu menahan debit air karena intensitas hujan yang sangat tinggi. Kondisi tersebut juga tidak menganggu pelayanan karena masih ada area lain yang dapat dilalui penumpang untuk menuju area lobi drop off dan pick up

"Seluruh alur penumpang tetap berjalan normal tanpa kendala. Operasional kereta cepat juga tidak terdampak kejadian tersebut," ucap Eva.

Sebagai langkah cepat, pada saat kejadian, ucap Eva, KCIC telah berkoordinasi langsung dengan WIKA sebagai kontraktor pembangunan stasiun untuk segera melakukan investigasi dan perbaikan area yang terdampak demi kenyamanan penumpang. Eva mengatakan kondisi cuaca cerah dan pelayanan di Stasiun Halim pada Ahad (5/11/2023) berlangsung normal. 

"Pihak Wika Konstruksi juga sudah mulai melakukan perbaikan pada saluran air sisi luar stasiun yang terdampak hujan lebat kemarin dan diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat," sambung Eva.

KCIC, lanjut Eva, memohon maaf jika ada ketidaknyamanan yang terjadi karena hujan lebat di sekitar area Stasiun Halim. Eva menyampaikan pembangunan atap stasiun Kereta Cepat Halim dilakukan pada saat musim kemarau.

"Sehingga pengujian saluran air belum dapat dilakukan saat debit air yang tinggi karena intensitas hujan tinggi," kata Eva.

Eva menambahkan, KCIC bersama kontraktor juga akan menyisir dan mengidentifikasi titik-titik lainnya di seluruh stasiun untuk mengantisipasi kejadian serupa. KCIC bersama WIKA telah melakukan komunikasi dan kordinasi serta bergerak cepat agar pelayanan dan fasilitas yang diberikan pada penumpang optimal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement