Selasa 31 Oct 2023 16:13 WIB

Ini Paylater Favorit Milenial Berdasarkan Survei

Shopee Paylater jadi Top of Mine paylater di kalangan milenial.

Metode pembayaran paylater (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Metode pembayaran paylater (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Populix meluncurkan riset bertajuk "Unveiling Indonesia’s Financial Evolution: Fintech Lending and Paylater Adoption". Laporan ini guna mengungkap motivasi dan tren meningkatnya layanan paylater di masyarakat Indonesia. 

Co-founder dan CEO Populix Timothy Astandu menyampaikan, hasil penelitian Populix menunjukkan paylater memainkan peran signifikan dalam aktivitas ekonomi Indonesia saat ini. "Keterjangkauan paylater yang semakin meningkat bagi masyarakat, fleksibilitas dalam pembayaran cicilan, hingga kemudahan dalam proses registrasi mendorong penggunaan paylater sebagai salah satu solusi pembayaran inovatif untuk melakukan transaksi," kata Timothy melalui keterangan tulis, Selasa (30/10/2023).

Baca Juga

Survei ini mengungkap mayoritas responden menggunakan layanan paylater kurang dari sebulan sekali (51 persen) dan rata-rata hanya menggunakan satu aplikasi (82 persen).

Dari banyaknya brand penyedia layanan paylater yang masuk di pasar Indonesia, Shopee Paylater (89 persen) menjadi Top of Mind responden. Kemudian dengan GoPay Later (50 persen), Kredivo Paylater (38 persen), Akulaku Paylater (36 persen), Traveloka PayLater (27 persen), Home Credit (16 persen), Indodana (13 persen), dan Atome (5 persen).

 

Selain menduduki posisin Top of Mind, Shopee PayLater (77 persen) juga menjadi brand yang paling sering digunakan. Lalu GoPay Later (28 persen), Akulaku Paylater (18 persen), Kredivo Paylater (14 persen), Traveloka PayLater (9 persen), Indodana (4 persen), Home Credit (3 persen), dan Atome (2 persen).

Mayoritas (82 persen) responden memiliki cicilan paylater kurang dari Rp 1 juta per bulannya. Lebih dari itu, nominal terbesar yang pernah digunakan oleh sebagian besar responden (75 persen) juga sebesar kurang dari Rp 1 juta. Hal ini menunjukkan responden telah memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik dengan membatasi nominal cicilan yang mereka miliki sehingga pengeluaran bulanan tetap terkendali.

Dalam memilih brand paylater, responden akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti terkoneksi dengan marketplace (71 persen), terdaftar di OJK (67 persen), pembayaran cicilan yang fleksibel (57 persen), kemudahan registrasi (52 persen) dan bunga rendah (50 persen).

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement