Kamis 26 Oct 2023 19:25 WIB

Kembangkan UMKM, Pemerintah Jajaki Kerja Sama dengan Afrika Selatan

Afrika Selatan bisa jadi pasar nontradisional produk manufaktur Indonesia.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Fuji Pratiwi
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membuka Bazaar Ramadhan di Smesco Indonesia, Jakarta, Senin (10/4/2023).
Foto: Republiika/Iit Septyaningsih
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membuka Bazaar Ramadhan di Smesco Indonesia, Jakarta, Senin (10/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyambut baik kedatangan delegasi bisnis dari Afrika Selatan. Mereka menjajaki peluang kerja sama dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) antara Indonesia dengan Afrika Selatan.

Afrika Selatan, kata Teten, berpotensi besar sebagai pasar ekspor pada sektor manufaktur Indonesia. Jadi tidak hanya jalur perdagangan pada negara lain yang sudah stabil seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan China.

Baca Juga

"Banyak potensi yang bisa dikerjasamakan antara Indonesia dengan Afrika Selatan. Seperti kemitraan rantai pasok, akses pemasaran, transfer riset dan teknologi, hingga meningkatkan strategi kebijakan ekspor," ujar dia dalam keterangan resmi, Kamis (26/10/2023).

Nilai ekspor Indonesia untuk Afrika Selatan sendiri mencapai satu juta dolar AS pada 2022. Beberapa sektor yang diekspor meliputi produk berbasis sawit, sabun, kopi, kendaraan bermotor, pipa, saus, kertas, hingga barang-barang berbahan karet.

 

Teten mengatakan, sebagai upaya meningkatkan ekspor Indonesia, SMESCO Indonesia telah membangun Smesco Hub Timur yang berlokasi strategis di Nusa Dua, Bali, yang juga dikenal sebagai Gateway to The East. Diproyeksikan untuk menjadi pusat inovasi, kolaborasi, dan tempat bagi para wirausaha maupun investor.

"Untuk memastikan kesuksesan dan pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan, penting bagi kami memberikan dukungan maupun menyediakan berbagai sumber daya yang mereka butuhkan,” ujar dia. UMKM di Indonesia, sambungnya, berperan sangat vital dalam sektor perekonomian nasional, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi dan berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan, inovasi, dan peluang kerja.

"Kami berharap melalui diskusi ini, akan tercipta peluang baru bagi Indonesia dan Afrika Selatan. Peluang untuk bekerja sama dalam meningkatkan berbagai hal," jelas dia.

Mulai dari kerja sama infrastruktur rantai pasok, maupun berbagai kerja sama lain di masa mendatang. Tujuannya memberdayakan UMKM agar mampu meningkatkan ekonomi nasional bagi kedua negara.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement