Senin 09 Oct 2023 14:48 WIB

Penjualan Mobil Listrik Sembilan Bulan di Thailand Sama Dengan Penjualan Setahun di Jepang

Mobil listrik menyumbang 10 persen penjualan mobil di Thailand

Pengunjung melihat mobil BYD Dolphin EV di Bangkok International Motor Show ke-44 di Bangkok, Thailand, 23 Maret 2023.
Foto: Reuters
Pengunjung melihat mobil BYD Dolphin EV di Bangkok International Motor Show ke-44 di Bangkok, Thailand, 23 Maret 2023.

REPUBLIKA.CO.ID,BANGKOK-Penjualan mobil listrik (EV) di Thailand tahun ini mengalami peningkatan yang sangat pesat. Dalam sembilan bulan pertama 2023, penjualan mobil listrik di Thailand mencapai 50.347 unit.

Angka tersebut meningkat sangat tajam dibandingkan tahun lalu. Sepanjang 2022, penjualan mobil listrik di Thailand hanya mencapai  9.729 unit EV.

Baca Juga

Penjualan mobil listrik di Thailand selama tiga kuartal pertama tahun ini pun sama dengan penjualan mobil listrik di Jepang tahun 2022. Menurut data, penjualan mobil listrik di Jepang tahun lalu hanya di kisaran 50 ribu unit.

Dari bulan Januari hingga September, total penjualan mobil di Thailand mencapai 500.942 unit, dengan pangsa kendaraan listrik sebesar 10,05 persen. 

 

Data registrasi kendaraan terbaru Thailand untuk September 2023 mengungkapkan bahwa BYD terus memimpin pasar kendaraan listrik di negara tersebut. Selama bulan September, BYD memecahkan rekor penjualan 3.242 kendaraan listrik di Thailand.

Thailand melaporkan penjualan kendaraan listrik pada bulan September mencapai 6.875 unit, dengan BYD menguasai 47 persen pangsa pasar. Angka kumulatif untuk sembilan bulan pertama tahun ini, Thailand mencatatkan penjualan 50.347 kendaraan listrik, dengan BYD menyumbang 36 persen dari penjualan tersebut. 

Model  BYD seperti Dolphin dan ATTO 3 sangat populer di Thailand. Kedua model tersebut mencerminkan status mereka sebagai model ekspor global yang penting bagi BYD. Harga awal Dolphin di Thailand adalah 699.999 baht (19.000 dolar AS), sedangkan ATTO 3 mulai dari 1,099 juta baht (29.800 dolar AS).

Pada bulan September, tiga merek EV teratas di Thailand adalah BYD, MG, dan Neta, semuanya berasal dari China. Selain itu, di antara lima merek dengan penjualan tertinggi, semuanya kecuali Tesla adalah merek China. Pabrikan China secara kolektif menguasai 87 persen pangsa pasar kendaraan listrik Thailand.

BYD baru-baru ini memperkenalkan model Seal EV ke pasar Thailand pada 28 September, dengan harga mulai 1,325 juta baht. Responsnya luar biasa, dengan lebih dari 1.000 pesanan dilakukan hanya dalam waktu satu jam setelah peluncuran. Pengiriman model ini diperkirakan akan dimulai dalam skala besar di Thailand pada bulan Oktober.

BYD juga secara aktif memperluas kemampuan manufaktur lokalnya. Konstruksi sedang berlangsung untuk pabrik perusahaan di Thailand, yang dijadwalkan untuk memulai produksi pada tahun 2024. Fasilitas ini bertujuan untuk memproduksi 150 ribu kendaraan listrik setiap tahunnya.

 

sumber : carNewsChina.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement