Selasa 29 Aug 2023 12:18 WIB

Astra Honda Klarifikasi Kemendag tidak Pernah Keluarkan Imbauan Recall

AHM mengklaim jika bercak kuning pada eSAF adalah silicate dan bukan karat.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Lida Puspaningtyas
Teknisi menunjukkan bercak kuning yang terlihat pada rangka eSAF motor Honda di AHM SRTC Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/8/2023). AHM mengklarifikasi bahwa bercak kuning yang ditemukan pada rangka motor honda bukanlah karat melainkan lapisan silicate yang tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rangka keropos. AHM juga menyarankan kepada konsumen untuk membawa motornya ke bengkel AHASS untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh apabila ada keluhan terhadap motor Honda.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Teknisi menunjukkan bercak kuning yang terlihat pada rangka eSAF motor Honda di AHM SRTC Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/8/2023). AHM mengklarifikasi bahwa bercak kuning yang ditemukan pada rangka motor honda bukanlah karat melainkan lapisan silicate yang tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rangka keropos. AHM juga menyarankan kepada konsumen untuk membawa motornya ke bengkel AHASS untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh apabila ada keluhan terhadap motor Honda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Astra Honda Motor (AHM) menyampaikan klarifikasi terkait kabar mengenai permintaan penarikan produk (recall). Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, AHM memastikan Kementerian Perdagangan tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk recall kepada AHM.

"Kami memperoleh klarifikasi tidak ada pernyataan terkait imbauan maupun perintah penarikan produk (recall) dari Direktorat Pemberdayaan Konsumen, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan kepada AHM," tulis Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya dalam keterangan tertulis, Senin (28/8/2023).

Baca Juga

Sebelumnya, ramai video yang merekam sejumlah motor honda yang patah di bagian rangka eSAF (enhanced smart architecture frame). Sebagian menduga bagian rangka tersebut berkarat karena terdapat bercak berwarna kuning menyerupai karat. 

Dalam klarifikasinya AHM mengklaim jika bercak kuning tersebut adalah silicate dan bukan karat. Namun, banyak warganet yang tidak puas dengan penjelasan AHM tersebut.

Setelah kabar tersebut viral, Kementerian Perdagangan melakukan pertemuan dengan AHM untuk mengklarifikasi patahnya rangka eSAF di beberapa jenis motor produksi AHM.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PTKN), Moga Simatupang, menjelaskan pemerintah telah meminta kepada AHM untuk bisa memprioritaskan hak konsumen. Pemerintah juga mendorong AHM untuk bisa meningkatkan kualitas dan evaluasi produk.

“Penyelenggaraan perlindungan konsumen akan terus ditingkatkan sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam melindungi konsumen Indonesia. Konsumen yang rangka eSAF-nya rusak dapat langsung melapor ke AHM melalui berbagai kanal yang tersedia,“ kata Moga lewat keterangan tertulisnya, Ahad (27/8/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement