Jumat 11 Aug 2023 09:52 WIB

IHSG Menguat Terangkat Net Buy Asing

Kenaikan IHSG ditopang beli bersih atau net buy investor asing.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/11/2022). IHSG naik ke posisi 6.906,64.
Foto: Republika/Prayogi
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/11/2022). IHSG naik ke posisi 6.906,64.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (11/8/2023). IHSG naik ke posisi 6.906,64 dari penutupan perdagangan kemarin di level 6.893,27.

Kenaikan IHSG ditopang beli bersih atau net buy investor asing. Kemarin, asing bukukan net buy sekitar Rp 429 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli adalah BBCA, BMRI, BBNI, TLKM dan INDF.

Baca Juga

"IHSG masih berada sideways di level 6.850-6.950. Level support berada 6.850-6.870 dan resistance 6.900-6.950," kata Head of Retail Research Analyst Fanny Suherman.

Di AS, Wall Street mencatat penguatan pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,15 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,03 persen, sementara indeks Nasdaq menguat sebesar 0,12 persen. 

Inflasi AS untuk Juli 2023 sebesar 3,2 persen yoy, di bawah perkiraan. Initial jobless claims AS untuk periode yang berakhir 5 Agustus 2023 mencapai 248.000, di atas ekspektasi. Hari ini Inggris akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi Juni 2023.

Di sisi lain, bursa Asia mengalami tekanan pagi ini. Mayoritas indeks mengalami penurunan dengan Strait Times anjlok 1,10 persen, disusul Shanghai Composite yang jatuh 0,44 persen dan Hang Seng melemah 0,19 persen. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement