Senin 24 Jul 2023 13:48 WIB

BRI Life Apresiasi Mitra Kerja Rumah Sakit Provider

Teknologi digital memungkinkan implementasi layanan kesehatan yang efisien.

BRI Life dan Bank BRI sebagai perusahaan induk menggelar malam apresiasi Top 15 Hospital Providers sebagai upaya meningkatkan hubungan dengan mitra kerja rekanan khususnya rumah sakit yang telah terbina selama ini.
Foto: .
BRI Life dan Bank BRI sebagai perusahaan induk menggelar malam apresiasi Top 15 Hospital Providers sebagai upaya meningkatkan hubungan dengan mitra kerja rekanan khususnya rumah sakit yang telah terbina selama ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BRI Life dan Bank BRI sebagai perusahaan induk menggelar malam apresiasi 'Top 15 Hospital Providers' sebagai upaya meningkatkan hubungan dengan mitra kerja rekanan, khususnya rumah sakit yang telah terbina selama ini. Kerja sama yang baik dengan rumah sakit merupakan suatu keharusan untuk dapat mengelola layanan kesehatan yang efisien. 

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, Bank BRI Group yang saat ini memiliki lebih dari 100 juta nasabah serta beberapa anak perusahaan selalu berupaya memberikan layanan menyeluruh bagi kegiatan usaha rumah sakit. Mulai dari mengelola dana rumah sakit sampai kepada mengelola kebutuhan seluruh tenaga medis dan tenaga kerja di rumah sakit. "Semuanya ada di BRI," ujarnya.

Sementara, Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto, dalam sambutannya menyampaikan, jumlah nasabah yang sangat besar dan ketersediaan infrastruktur BRI di seluruh Indonesia seharusnya menjadi alasan utama untuk rumah sakit bekerja sama dengan BRI Group dalam memberikan layanan kepada masyarakat. BRI juga terus berupaya untuk mengembangkan luas jaringan serta mengembangkan teknologi yang memudahkan pasien bertransaksi di rumah sakit. 

Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila yang turut memberikan paparan menjelaskan, kerja sama perusahaan asuransi dengan mitra rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan merupakan suatu keharusan untuk dapat mengelola biaya kesehatan yang efisien. Tren inflasi biaya medis di Indonesia yang berada sekitar 2–3 kali inflasi umum dalam 10 tahun terakhir menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi bersama oleh perusahaan asuransi dan rumah sakit rekanan. 

“Kerja sama yang baik dengan rumah sakit merupakan suatu keharusan untuk dapat mengelola layanan kesehatan yang efisien bagi nasabah BRILife dengan tetap mengedepankan kualitas layanan medis yang memadai, tapi tidak berlebihan," ujar Iwan.

Menurut Iwan, pemanfaatan teknologi digital memungkinkan implementasi layanan kesehatan yang efisien. Telekonsultasi bisa digunakan untuk konsultasi dengan dokter umum. Adapun tele-medicine bisa digunakan untuk konsultasi dengan dokter spesialis. 

"Dan pemanfaatan teknologi digital yang menghubungkan sistem informasi manajemen di rumah sakit dengan BRILife untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan akurat bagi nasabah, serta memungkinkan pembayaran klaim yang lebih cepat ke rumah sakit," kata Iwan menjelaskan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement