Selasa 27 Jun 2023 15:45 WIB

Emiten Properti Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp 313,03 Miliar

Pakuwon membagikan dividen dari hasil kinerja di 2022.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ahmad Fikri Noor
Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (27/6/2023). Salah satu agenda yang disepakati yaitu pembagian dividen untuk tahun buku 2022.
Foto: Republika/Retno Wulandhari
Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (27/6/2023). Salah satu agenda yang disepakati yaitu pembagian dividen untuk tahun buku 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) akan membagikan dividen dari hasil kinerja di 2022. Penggunaan laba bersih untuk dividen ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Selasa (27/6/2023).

RUPS PWON telah menyetujui pembagian dividen tunai dari tahun buku 2022 sebesar Rp 313,03 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 20 persen dari laba bersih yang mencapai Rp 1,53 triliun.

Baca Juga

"Dividen senilai Rp 6,5 per saham ini, menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan kepada para pemegang saham PWON," kata Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan Minarto saat paparan publik.

Sepanjang tahun lalu, PWON membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,98 triliun naik 4,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,71 triliun. Laba bruto tahun ini tercatat Rp 3,21 triliun, naik 16,5 persen dibanding tahun lalu Rp 2,76 triliun.

Sedangkan EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 3,27 triliun, naik 12,2 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 2,91 triliun. Laba bersih tercatat sebesar Rp 1,83 triliun, naik 18,1 persen dibanding tahun lalu Rp 1,55 triliun.

Recurring revenue perseroan pada 2022 mencapai Rp 3,87 triliun, naik 43,5 persen dibandingkan 2021 yang sebesar Rp 2,69 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas pendapatan retail mal Rp 2,64 triliun, naik 37 persen dibanding tahun lalu Rp 1,93 triliun.

Selain itu, kontribusi lainnya yaitu pendapatan office leasing Rp 300 miliar, naik 13 persen dari tahun lalu Rp 266 miliar. Kemudian pendapatan hospitality sebesar Rp 929 miliar, naik 85 persen dibanding tahun lalu Rp 501 miliar seiring dengan pemulihan ekonomi 2022.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement