Jumat 09 Jun 2023 08:52 WIB

Harley-Davidson dalam Setahun Dua Kali Berhenti Produksi, Ini Penyebabnya

Penjualan Harley-Davidson di kuartal pertama cukup baik.

Logo sepeda motor Harley-Davidson terlihat di sebuah dealer di Queens, New York City, AS, 7 Februari 2022.
Foto: Reuters
Logo sepeda motor Harley-Davidson terlihat di sebuah dealer di Queens, New York City, AS, 7 Februari 2022.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Pembuat sepeda motor Harley-Davidson untuk sementara menghentikan produksi di pabrik perakitannya di York, Pennsylvania, untuk kedua kalinya hanya dalam waktu 12 bulan karena kekurangan suku cadang, kata perusahaan itu.

Produksi di fasilitas tersebut, yang terbesar dengan hampir 1.000 karyawan, akan dilanjutkan pada 13 Juni, katanya dalam pernyataan email sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga

Harley-Davidson tidak memerinci suku cadang yang terlibat. Sebelumnya, produksi dihentikan pada Mei 2022 karena masalah selang rem dari pemasok pihak ketiga, kata perusahaan itu kemudian.

Harley-Davidson pada April melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan bahkan saat penjualan ritel di Amerika Utara turun. Penjualan dari sepeda motor dan produk terkait tumbuh 21 persen menjadi 1,56 miliar dolar AS pada kuartal terakhir, didorong oleh peningkatan pengiriman grosir dan kenaikan harga yang berkelanjutan.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement