Kamis 13 Apr 2023 10:07 WIB

KEJU Bagikan Dividen Tunai Rp 117 Miliar

Dividen Rp 75 per saham akan mulai dibagikan per 12 Mei 2023.

Sejumlah produk PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU). PT Mulia Boga Raya Tbk (kode saham; KEJU) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara hybrid di Jakarta, Rabu (12/4/2023), berencana akan membagikan dividen tunai sekitar 95,9 persen dari laba tahun buku 2022 atau senilai Rp 117 miliar.
Foto: facebook.com/kreasikejuprochiz
Sejumlah produk PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU). PT Mulia Boga Raya Tbk (kode saham; KEJU) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara hybrid di Jakarta, Rabu (12/4/2023), berencana akan membagikan dividen tunai sekitar 95,9 persen dari laba tahun buku 2022 atau senilai Rp 117 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Mulia Boga Raya Tbk (kode saham; KEJU) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara hybrid di Jakarta, Rabu (12/4/2023), berencana akan membagikan dividen tunai sekitar 95,9 persen dari laba tahun buku 2022 atau senilai Rp 117 miliar.

Direktur Utama KEJU Paulus Tedjosutikno di Jakarta, Rabu (12/4/2023), menyampaikan, masing-masing pemegang saham akan mendapatkan total dividen sebesar Rp 75 per saham atau Rp 112,5 miliar berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023.

Baca Juga

Dia mengatakan pada tahun lalu perseroan berhasil menjaga fundamental bisnis di tengah kondisi operasional yang penuh tantangan. Khususnya dalam menghadapi kenaikan biaya bahan baku yang relatif tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terutama untuk produk susu.

Produsen Keju Cheddar dengan merek utama Prochiz ini akan membagikan dividen secara tunai kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 12 Mei 2023.

 

Selain itu, perseroan juga melihat adanya perubahan perilaku konsumen di masa pemulihan pandemi saat ini. Masyarakat terlihat lebih suka menghabiskan waktu untuk makan di luar dibandingkan masak di rumah.

Namun berkat kerja keras dan dukungan strategi yang tepat, perseroan tetap mampu menciptakan kinerja yang baik atas beberapa rencana dan strategi yang telah dirumuskan dan disepakati. Pada 2022, perseroan berhasil mencatatkan angka penjualan yang relatif stabil sebesar Rp 1,044 triliun, tumbuh 0,20 persen dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 1,04 triliun.

Kontribusi penjualan terbanyak pada 2022 berasal dari produk keju blok sekitar 80,56 persen dari total penjualan keseluruhan, dan dari kategori keju lembaran berkontribusi sebesar 16,5 persen dari total seluruh penjualan pada 2022. Sementara itu, dibandingkan penjualan 2021, penjualan keju blok menurun 4,5 persen year on year (yoy), sedangkan penjualan keju lembaran naik sebesar 2,9 persen yoy dibandingkan 2021.

Dari segmen geografis, mayoritas penjualan perseroan di wilayah domestik masih mendominasi, yaitu sebesar 91,5 persen, sedangkan, penjualan luar negeri sebesar 8,5 persen.

Sepanjang 2022, KEJU membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1 17,37 miliar atau menurun 18,89 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 144,70 miliar. Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp 860,10 miliar per 31 Desember 2022 atau meningkat sebesar 12 persen dibandingkan 2021.

Sepanjang 2022, KEJU konsisten mengembangkan produk-produk baru, diantaranaya Prochiz Quickmelt Slice 5, Prochiz Cheddar Royale, Prochiz Mayo Sachet 18 gr, Prochiz Mayo Pedas 15 gr, Prochiz Mayo 250 ml, Prochiz Gold 30 gr, Prochiz Mozzarella dan Prochiz Cheese Sauce 18 gr.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement