Selasa 07 Mar 2023 20:13 WIB

Lalu Lintas Penerbangan Meningkat, AP II Atur Kapasitas Terminal

AP II mencatat peningkatan lalu lintas penerbangan maskapai berbiaya hemat.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ahmad Fikri Noor
Calon penumpang berada di ruang tunggu keberangkatan Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (2/9/2022). PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mencatat peningkatan trafik penerbangan maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) di Bandara Soekarno-Hatta.
Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal
Calon penumpang berada di ruang tunggu keberangkatan Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (2/9/2022). PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mencatat peningkatan trafik penerbangan maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) di Bandara Soekarno-Hatta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mencatat peningkatan trafik penerbangan maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) di Bandara Soekarno-Hatta. Untuk mengantisipasi hal tersebut, AP II melakukan penyeimbangan kapasitas terminal.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana menuturkan pertumbuhan maskapai LCC dalam melayani rute domestik terus meningkat pada awal tahun ini. “Sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan tersebut, kami melakukan penyeimbangan kapasitas terminal,” kata Dwi dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/3/2023).

Baca Juga

Dia menjelaskan, mulai Selasa (7/3/2023), maskapai LCC yakni AirAsia Indonesia akan melayani penumpang rute internasional di Terminal 2. Untuk rute domestik, AirAsia Indonesia masih beroperasi di Terminal 1.

Maskapai LCC yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta saat ini adalah Citilink, Lion Air, AirAsia Indonesia, dan Super Air Jet. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh maskapai LCC tersebut turut melayani rute domestik Jakarta-Bali.

Awaluddin menuturkan, rute Jakarta-Bali pada 2022 masuk dalam daftar rute domestik tersibuk di dunia. Tepatnya berada di peringkat sembilan dalam daftar yang dirilis OAG, dengan kapasitas kursi penerbangan mencapai 6,74 juta kursi.

“Maskapai LCC di Bandara Soekarno-Hatta turut mendukung pemulihan sektor pariwisata,” ujar Awaluddin.

Lembaga analisis penerbangan yang berbasis di Inggris tersebut juga menetapkan Bandara Soekarno-Hatta berada dalam peringkat 21. Khususnya dalam daftar Top 50 International Airport Megahub.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement