Senin 06 Mar 2023 09:15 WIB

IHSG Dibuka Naik, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Yield treasury 10 tahun AS turun di bawah empat persen.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Lida Puspaningtyas
Karyawan berada di dekat papan pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2/2023). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, turun 0,25 persen atau 17,03 poin ke level 6.880 pada penutupan perdagangan Jumat (10/2/2023) sore ini.
Foto: Republika/Prayogi.
Karyawan berada di dekat papan pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2/2023). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, turun 0,25 persen atau 17,03 poin ke level 6.880 pada penutupan perdagangan Jumat (10/2/2023) sore ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik pada perdagangan awal pekan ini. IHSG menguat ke level 6.813,91 setelah terkoreksi 0,64, persen di akhir ekan lalu

BNI Sekuritas memproyeksi IHSG akan menghijau pada hari ini. "IHSG berpeluang rebound selama di atas Support. Trend Bullish, selama di atas 6.815," terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar, Senin (6/3/2023).

Jumat lalu, sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami penguatan mengikuti kenaikan bursa AS pada malam sebelumnya. Nikkei dan Hang Seng naik signifikan.

Caixin services PMI China untuk Februari naik menjadi 55 dari 52,9 pada bulan sebelumnya. Bursa Australia yaitu S&P/ASX 200 dan All Ordinaries juga menguat cukup signifikan.

Dari AS, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 1,17 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik signifikan sebesar 1,61 persen. Bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 1,97 persen.

Yield treasury 10 tahun AS turun di bawah empat persen. Market mendapat sentimen dari pernyataan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic yang menyebut Federal Reserve dapat mempertahankan kenaikan 25 bps dibandingkan 50 bps seperti yang diperkirakan pejabat lainnya.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk ditransaksikan hari ini:

1.    PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Resist: 8.500/8.575/8.675/8.850.

Support: 8.400/8.325/8.225/8.100.

Rekomendasi: BUY 8.400-8.475 target 8.575/8.675 stop loss below 8.225.

2.    PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Resist: 4.500/4.550/4.625/4.700

Support: 4.380/4.260/4.120/4.025.

Rekomendasi: BUY 4.380-4.420 target 4.500/4.700 stop loss di bawah 4.260

3.    PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Resist: 1.150/1.175/1.225/1.275

Support: 1.100/1.085/1.050/1.020.

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 1.150/1.170 stop loss di bawah 1.060.

4.    PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resist: 1.600/1.630/1.655/1.685

Support: 1.560/1.540/1.525/1.505.

Rekomendasi: BUY 1.560/1.580 target 1.600/1.630 stop loss di bawah 1.540.

5.    PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Resist: 6.325/6.400/6.450/6.575

Support: 6.200/6.075/6.000/5.950.

Rekomendasi: AKUMULASI BUY target 6.350/6.400 stop loss di bawah 6.075.

6.    PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Resist: 1.015/1.030/1.055/1.125

Support: 995/975/950/900.

Rekomendasi: BUY 995-1.000 target 1.030/1.050 stop loss di bawah 950.

 

*Pemberitaan ini tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian keuangan yang timbul dari perdagangan saham. Pembaca diharapkan bijak dalam mengelola keuangannya.

          

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement