Kamis 24 Nov 2022 12:10 WIB

Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Pegadaian juga menerjunkan tim bantuan langsung ke lapangan untuk bantu para korban

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Gita Amanda
 PT Pegadaian menyalurkan bantuan untuk para korban gempa bumi di wilayah Cianjur, Jawa Barat. (ilustrasi).
Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
PT Pegadaian menyalurkan bantuan untuk para korban gempa bumi di wilayah Cianjur, Jawa Barat. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Tanggap Bencana PT Pegadaian menyalurkan bantuan untuk para korban gempa bumi di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Bantuan diberikan melalui Kantor Wilayah Pegadaian Bandung, sebagai bentuk kepedulian sosial bagi para korban.

Sekretaris Perusahaan Yudi Sadono atas nama perusahaan menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang tertimpa musibah gempa di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Selain bantuan, Pegadaian juga menerjunkan tim bantuan langsung ke lapangan untuk membantu para korban.

Baca Juga

"Mewakili seluruh Insan Pegadaian, saya menyampaikan rasa empati dan duka yang mendalam bagi para korban," katanya dalam keterangan pers, Kamis (24/11/2022).

Gempa dengan kekuatan 5,6 skala Richter yang terjadi Senin (21/11/2022) tersebut menyebabkan kerusakan bangunan serta menimbulkan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, perusahaan menyalurkan bantuan baik berupa sandang maupun pangan, untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban di pengungsian.

Ia berharap bantuan dapat bermanfaat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan bagi para korban selama berada di pengungsian. Disamping kebutuhan sandang-pangan, Pegadian juga mengirimkan Tim Medis, sukarelawan, ambulans serta kebutuhan obat-obatan bagi para korban.

Yudi juga menyampaikan bahwa Tim Medis dan sukarelawan Pegadaian akan membantu korban terdampak selama tujuh hari kedepan. Ia berharap semoga dampak dari bencana segera dapat teratasi, sehingga para korban dapat segera kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement