Kamis 27 Oct 2022 06:45 WIB

AP II Tangkap Sinyal Pemulihan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta

Bandara Soekarno-Hatta memiliki jadwal keberangkatan 535 penerbangan setiap hari.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Calon penumpang berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten,. ilustrasi
Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal
Calon penumpang berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten,. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menangkap sinyal pemulihan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Berdasarkan rilis 100 bandara tersibuk di dunia dari FlightsFrom.com, Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebagai bandara tersibuk kedelapan di dunia. 

Berdasarkan data tersebut, Bandara Soekarno-Hatta memiliki jadwal keberangkatan penerbangan sebanyak 535 penerbangan setiap harinya. Dengan data tersebut menempatkan bandara terbesar di Indonesia itu berada di peringkat kedelapan dunia, ketiga di Asia, dan pertama di kawasan ASEAN. 

Baca Juga

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan data tersebut menunjukkan pemulihan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta berada di jalur yang tepat. Awaluddin memastikan AP II selaku operator bandara mampu dengan baik mengakomodir tumbuhnya permintaan penerbangan. 

“Kolaborasi yang erat antara AP II dan seluruh stakeholder, serta berkat dukungan regulator, membuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional tetap terjaga di tengah pandemi,” kata Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (26/10/2022). 

Kolaborasi tersebut menurutnya mendorong pemulihan lalu lintas penerbangan di bandara-bandara AP II. Khususnya Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia dan membuat sektor penerbangan nasional dapat optimal mendukung penanganan pandemi dan ekonomi nasional.

Awaluddin menyebut pemulihan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dimulai pada Desember 2021. Lalu saat ini tingkat pemulihan di Bandara Soekarno-Hatta sudah mencapai 80 persen yang menandakan pergerakan penerbangan sudah 80 persen dari kondisi 2019 saat belum adanya pandemi. 

“AP II dan stakeholder mampu mengakomodir tumbuhnya permintaan penerbangan dengan tetap mengutamakan aspek pelayanan, keselamatan, keamanan serta penerapan protokol kesehatan,” jelas Awaluddin. 

Dia menambahkan, pasar penerbangan domestik di Indonesia yang sangat besar juga turut mendukung percepatan pemulihan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.  Berdasarkan data yang dirilis FlightsFrom.com, lima rute domestik tersibuk dari Bandara Soekarno-Hatta adalah ke Denpasar (52-58 penerbangan per hari), Surabaya (40-42 penerbangan per hari), Medan (39-40 penerbangan per hari), Ujung Pandang (32-34 penerbangan per hari), dan Pontianak (25-27 penerbangan ler hari). 

Sementara itu lima rute internasional tersibuk adalah ke Singapura (13-15 penerbangan per hari), Kuala Lumpur (9-10 penerbangan per hari), Jeddah (3-5 penerbangan per hari), Doha (3 penerbangan per hari) dan Narita Tokyo (2-3 penerbangan per hari). 

Lalu periode Januari - September 2022, jumlah pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 197.127 penerbangan dan hingga akhir tahun diperkirakan pergerakan pesawat dapat 271.075 penerbangan. Peningkatan penerbangan pada kuartal IV 2022 didorong adanya libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement