Ahad 24 Apr 2022 18:01 WIB

Sidak Pasar Kelapa Dua Tangerang, Mentan: Ketersediaan 12 Komoditas Pokok Aman

Selain pemantauan stok, Kementerian Pertanian juga menggelar Pasar Tani Ramadhan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi  Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Ahad, (24/4/ 2020).
Foto: istimewa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Ahad, (24/4/ 2020).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi  Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Ahad, (24/4/ 2020). Sidak tersebut dilakukan untuk memantau ketersediaan bahan pangan pokok selama puasa Ramadhan dan menjelang Lebaran.

“Kami melakukan pantauan langsung ke pasar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sesuai arahan Bapak Presiden untuk memastikan stok 12 komoditas pangan pokok tersedia. Dan, hari ini kami ada di pasar Kelapa Dua," kata Mentan.

Baca Juga

Menurut Mentan, selain pemantauan stok, Kementerian Pertanian juga menggelar Pasar Tani Ramadhan. Pasar ini digelar  untuk memudahkan dan mendekatkan  masyarakat mendapatkan kebutuhannya.

"Pasar Tani Ramadhan bukan seperti operasi pasar. Pasar Tani ini lebih memperkuat dengan bekerja sama TNI, para integrator agar supply dan demand bisa lebih rileks selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti," katanya.

Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan, dari hasil pemantuan, ada daerah-daerah yang untuk komoditas tertentu memang mengalami kekurangan. Tapi hal itu, menurutnya bisa disuplai dari daerah surplus terdekat."Transportasi dari sentra komoditas kita usahakan kita perkuat, kita perlancar. Daerah-daerah yang defisit, yang ada dalam zona merah maka kita dekatkan ke sana," imbuhnya.

Menyoal minyak goreng,  Mentan menegaskan, hal tersebut terus menjadi perhatian dan menjadi concern pemerintah.

"Di bawah koordinasi Pak Menko Perekonomian, Pak Airlangga, semua menteri terus ke lapangan memantau distribusi minyak goreng untuk sampai di lapangan. Dan 3-4 hari yang lalu, daerah-daerah dalam zona defisit seperti di Kalimantan dan Papua, minyak goreng sudah mulai terjangkau dengan baik ," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement