Senin 07 Mar 2022 17:16 WIB

Disuntik MDI Ventures, Zenius Himpun Pendanaan Rp 572 Miliar

Usai disuntik MDI Ventures, Zenius akuisisi Primagama dan gandeng Disney

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Perusahaan edukasi berbasis teknologi, Zenius, meraih pendanaan dari anak perusahaan dari Telkom Indonesia, MDI Ventures. Dengan adanya pendanaan ini, Zenius telah mengumpulkan lebih dari 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 572 miliar.
Foto: Zenius
Perusahaan edukasi berbasis teknologi, Zenius, meraih pendanaan dari anak perusahaan dari Telkom Indonesia, MDI Ventures. Dengan adanya pendanaan ini, Zenius telah mengumpulkan lebih dari 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 572 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan edukasi berbasis teknologi, Zenius, meraih pendanaan dari anak perusahaan dari Telkom Indonesia, MDI Ventures. Dengan adanya pendanaan ini, Zenius telah mengumpulkan lebih dari 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 572 miliar.

Investor Zenius sebelumnya yaitu Northstar Group, Alpha JWC, Openspace Ventures, dan investor baru, Beacon Venture Capital, perusahaan ventura dari Kasikorn Bank, turut bergabung dalam putaran pendanaan tersebut.

Baca Juga

CEO Zenius Rohan Monga mengatakan, pendanaan ini akan mendukung pengembangan lebih lanjut dan perluasan ekosistem pembelajaran Zenius. "Kami akan terus fokus pada peningkatan pengalaman belajar yang dipersonalisasi dengan meningkatkan teknologi pembelajaran adaptif dan menggunakan metode gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa," kata Rohan, Senin (7/3). 

Melalui jaringan baru yang diperoleh dari salah penyedia layanan bimbingan belajar Primagama, Zenius akan dapat memperluas jangkauan untuk meningkatkan dampak yang dimiliki dalam dunia pendidikan. Model pembelajaran hybrid, yaitu gabungan antara offline dan online, diyakini akan memberikan hasil terbaik bagi siswa.

Melalui dukungan investor strategis MDI Ventures, Zenius dinilai mampu memperluas jaringan kemitraan dan distribusi layanan untuk memberikan dampak yang lebih besar dan lebih dalam lagi bagi pendidikan Indonesia.

"Zenius memiliki rekam jejak yang telah terbukti dalam memberikan dampak bagi pendidikan di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 2004, Zenius kini telah mengembangkan ekosistem pembelajaran yang komprehensif," kata CEO MDI Ventures Donald Wihardja.

MDI Ventures percaya ekosistem pembelajaran yang Zenius miliki, dikombinasikan dengan pedagogi yang dimiliki, pendekatan pembelajaran yang dipersonalisasi, dan dukungan jaringan offline yang luas, akan mampu memberikan dampak yang lebih besar dan lebih cepat bagi pendidikan di Indonesia.

Selain akuisisi Primagama, Zenius baru-baru ini juga melengkapi ekosistem pembelajarannya dengan berkolaborasi dengan Disney untuk segmen sekolah dasar, serta mengembangkan ZenPro, sebuah platform untuk segmen pembelajaran profesional atau seumur hidup.

Co-Founder dan Managing Partner Northstar Group Patrick Walujo menambahkan, Zenius adalah pionir di sektor edtech Indonesia dan terus menjadi pemain terdepan dengan penawaran produk yang komprehensif untuk K-12 serta peningkatan keterampilan profesional. 

"Kami terkesan dengan kemampuan tim manajemen dalam menjalankan inisiatif baru yang akan memperkuat pembelajaran online dan hybrid untuk ekosistem pendidikan Indonesia, dan kami berharap dapat mendukung Zenius pada lintasan pertumbuhannya yang kuat," kata Patrick.

Sementara itu, Partner Alpha JWC Ventures Eko Kurniadi mengatakan, penetrasi di sektor edtech di Indonesia masih sangat kurang, dan ini memberikan peluang besar untuk platform yang dapat menawarkan proposisi produk unggulan yang sangat relevan dan dapat diakses oleh siswa.

"Inisiatif Zenius baru-baru ini, termasuk akuisisi Primagama dan kemitraan eksklusif dengan Disney, semuanya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Seluruh ekosistem Zenius akan menjadi sangat kuat dalam menyediakan konten terbaik di kelasnya, bersama dengan mitra-mitra terkuat di kawasan ini," kata Eko.

Sejak didirikan pada tahun 2004, Zenius telah membantu lebih dari 1,5 juta alumni untuk masuk ke universitas negeri/impian mereka. Tahun lalu, 7 dari 10 pengguna premium Zenius berhasil lolos Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK), sementara pendapatan Zenius meningkat empat kali lipat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement