REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Patra Niaga mencatat permintaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Medan meningkat sekitar 5-10 persen dibandingkan rata-rata harian. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah dan perkantoran.
Peningkatan konsumsi BBM itu langsung direspons dengan penguatan kapasitas distribusi. Pertamina Patra Niaga menambah armada mobil tangki, memperkuat personel distribusi, dan mengoptimalkan operasional sehingga layanan penyaluran BBM di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Medan kini telah kembali normal.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan lonjakan kebutuhan BBM merupakan dampak meningkatnya aktivitas masyarakat. "Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5-10 persen dibandingkan rata-rata harian," kata Kitty, di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Untuk memenuhi kenaikan permintaan tersebut, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional dan 30 unit mobil tangki spot charter. Perusahaan juga mengerahkan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat serta dukungan 16 personel dari Bekangdam.