Sabtu 08 Jan 2022 17:58 WIB

Indodax Catat Transaksi Kripto Tumbuh 700 Persen pada 2021

Indodax pada tahun ini menargetkan pertumbuhan member sebanyak 35 persen.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
 Sejumlah mata uang kripto di dunia, Bitcoin (bawah kanan), Ethereum (tengah), Ripple (kanan), dan Cardano (kiri). Startup marketplace Bitcoin, Indodax, mencatat transaksi kripto mengalami pertumbuhan yang pesat sepanjang 2021.
Foto: EPA
Sejumlah mata uang kripto di dunia, Bitcoin (bawah kanan), Ethereum (tengah), Ripple (kanan), dan Cardano (kiri). Startup marketplace Bitcoin, Indodax, mencatat transaksi kripto mengalami pertumbuhan yang pesat sepanjang 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Startup marketplace Bitcoin, Indodax, mencatat transaksi kripto mengalami pertumbuhan yang pesat sepanjang 2021. Dengan total member yang mencapai 4,8 juta, transaksi kripto di Indodax telah tumbuh hingga 700 persen pada tahun lalu. 

CEO Indodax Oscar Darmawan optimistis transaksi kripto akan terus meningkat seiring dengan naiknya jumlah member. "Kami berharap di 2022 ini akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang paham dengan kripto dan teknologi blockchain serta bertambahnya jumlah member yang daftar dan bertransaksi di Indodax," ujar Oscar, dikutip Sabtu (8/1/2022). 

Baca Juga

Pada tahun ini, Indodax menargetkan pertumbuhan member sebanyak 35 persen atau sekitar 6,5 juta member. Sebagai informasi, jumlah member Indodax sampai akhir 2021 ada sebanyak 4,8 juta member yang mana 99 persen di antaranya adalah orang Indonesia. 

Sampai saat ini, Indodax selaku pionir marketplace kripto lokal di Indonesia, masih mendominasi pasar dari sisi jumlah member. Berdasarkan data dari BAPPEBTI per Oktober Tahun 2021, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 9,5 juta investor.

 

Indodax optimistis mampu mencapai target kenaikan member pada tahun ini. Menurut Oscar, aset kripto seperti Bitcoin dan beberapa ekosistem blockchain, seperti decentralized finance (DeFi), Non fungible token (NFT) dan metaverse akan semakin booming di tahun 2022. 

"Tidak menutup kemungkinan nantinya akan hadir lagi ekosistem yang baru dan membuat kripto semakin booming dan valuable," tutup Oscar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement