Jumat 18 Jun 2021 15:01 WIB

Wapres Minta UMKM Pasarkan Produk Melalui Platform Digital

Sudah saatnya UMKM lebih adaptif, kreatif, dan inovatif.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Fuji Pratiwi
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Wapres memberi sambutan dalam acara puncak Gernas BBI secara virtual pada Jumat (18/6).
Foto: BPMI/Setwapres
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Wapres memberi sambutan dalam acara puncak Gernas BBI secara virtual pada Jumat (18/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong para pelaku ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital dalam pemasaran produk. Wapres menilai, sudah saatnya UMKM lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam terus mengembangkan usahanya.

"Dalam era digital ini, UMKM juga harus memanfaatkan platform digital termasuk media sosial untuk mendukung perkembangan usahanya, serta mempermudah akses pada pembiayaan, distribusi dan pemasaran produknya," ujar Kiai Ma'ruf dalam sambutannya saat menghadiri Acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) secara daring, Jumat (18/6).

Baca Juga

Wapres mengatakan, pemasaran produk UMKM secara daring diharapkan mampu menciptakan efek berganda yang memberikan manfaat lebih besar dan lebih luas lagi bagi para pelaku UMKM.  Sehingga, pada akhirnya mampu menyumbang pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional.

Wapres mengatakan, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dilaksanakan hari ini, pemerintah ingin terus mendorong national branding produk lokal unggulan.  Sehingga menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar.

Gernas BBI telah berhasil mengikutsertakan 3,7 juta unit UMKM bergabung dengan platform online untuk memasarkan produknya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement