Jumat 04 Dec 2020 18:55 WIB

Pelatih Fitness dan Barista Raih Putera-Puteri Padi 2020

Seluruh finalis diharapkan  jadi duta dan influencer pertanian Indonesia.

Para pemenang Pemilihan Putera-Puteri Padi Indonesia 2020.
Foto: Dok Putera Puteri Padi
Para pemenang Pemilihan Putera-Puteri Padi Indonesia 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fahri Muhammad Dahlan, wakil DKI Jakarta dan Shanaz Adellyn Syah,  wakil Banten menjuarai ajang Pemilihan Putera-Puteri Padi Indonesia 2020.

Fahri adalah lulusan Analisis Kimia Sekolah Vokasi IPB yang saat ini berprofesi sebagai sport influencer dan mengajar di Korps Brimob Kelapa Dua Depok. Sedangkan Shanaz Adellyn Syah merupakan mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  yang juga seorang barista di sebuah Kedai Kopi Bandung.

Latar belakang pendidikan, profesi, dan keahlian yang berbeda inilah yang dapat dikolaborasikan menjadi aksi baik untuk kemajuan pertanian Indonesia. Selain itu mereka dinilai memiliki konsep promosi pertanian yang cerdas dibandingkan finalis lainnya.

Pemilihan Putera Puteri Padi Indonesia 2020 sukses digelar pada Ahad (29/11) di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta. Rilis yang diterima Republika.co.id menyebutkan, acara penganugerahan Putera-Puteri Padi Indonesia 2020 fokus mendidik para finalis menjadi duta dan influencer pertanian serta promosi produk pangan dan pertanian UMKM melalui foto dan video yang menjadi konten besar acara ini.

Acara ini dihadiri oleh komponen pertanian Indonesia, duta muda, dan pelaku UMKM Jabodetabek. Acara ini juga didukung oleh Staf Khusus Menteri Pertanian, Yessiah Eri Tamalagi dan Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Indonesia serta sejumlah sponsor. Sesi penganugerahan diadakan dengan konsep sederhana dengan menggunakan format pidato pertanian, tanya jawab, dan peragaan busana. Seluruh Finalis menampilkan gagasan pertanian dengan pemaparan terbaiknya.

Sesi pengaungerahan dinilai oleh sejumlah dewan juri seperti Adidtya Bagus sebagai Pageant Coach & Hotelier; Deasy Zamanti S Pt, M.Si perwakilan dari Balai Embrio Ternak Ciperlang; Eneng Suci Rahmawati sebagai penari tradisonal dan Puteri Tari Indonesia 2019.

Sebelumnya seluruh finalis telah dinilai melalui karantina virtual selama tiga  bulan sejak September 2020. Karantina virtual berisi materi pelatihan pertanian dan seni budaya online serta tantangan tanya jawab yang dibuat di Instagram. Mereka juga mendapat pelatihan Bisnis Sayur Online secara virtual oleh Founder Sayur Cinda Online asal Kota Depok, Yuadhim Sairullah.

Sementara itu karantina acara bertempat di Villa Loji Nenek, Cigombong, Bogor, Jawa Barat. Di sana sebanyak 33 finalis terdiri dari 17 putera dan 16 puteri beradu gagasan, konsep, dan aksi pertanian.

“Ajang ini merupakan pencarian dan pembinaan generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia pertanian. Kami berharap seluruh finalis dapat menjadi duta dan influencer pertanian Indonesia. Ke depan ajang ini akan diproyeksikan menjadi pemilihan Putera-Puteri Pertanian Indonesia. Jadi, tidak hanya fokus kepada padi saja,” kata Zam Ibraz, founder Putera Puteri Padi melalui siaran persnya.

Zam menyebutkan, secara keseluruhan, penganugerahan itu mencakup: Putera-Puteri Padi Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Intelegensia Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Agribisnis Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Berbakat Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Media Sosial Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Favorit  Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Fotogenik Indonesia 2020, dan Putera-Puteri Padi Kostratani Indonesia 2020.

Selain itu, kata Zam Ibraz,  Putera-Puteri Padi Palma Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Singkong Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Tebu  Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Jagung Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Sagu  Indonesia 2020, Putera-Puteri Padi Durian  Indonesia 2020, dan Duta Berkebun Indonesia 2020.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement