Sabtu 08 Aug 2020 06:04 WIB

Pemerintah akan Bentuk Komite Industri Dirgantara

Komite industri dirgantara ini nantinya terdiri dari empat kelompok.

Ilustrasi industri dirgantara.
Ilustrasi industri dirgantara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia (BRIN) akan membentuk Komite Industri Dirgantara. Komite industri dirgantara ini nantinya terdiri dari empat kelompok.

"Arahan Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro terakhir yang terbaru adalah segera akan dibentuk Komite Industri Dirgantara," ujar Koordinator Penyusunan Peta Jalan atau Roadmap Industri Dirgantara Kemenristek/BRIN Wiwiek Yuliani dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat (7/8).

Kelompok pertama Dewan Pengarah yang beranggotakan para menteri yang relevan dengan industri dirgantara. Kemudian kelompok kedua adalah tim pelaksana yang beranggotakan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan), Kepala BRIN, dan juga para eselon I di Kementerian terkait.

"Kelompok ketiga adalah jaringan konsultasi publik yang sekarang ini sebenarnya sudah tergabung di dalam grup roadmap industri dirgantara yang masuk dalam jaringan konsultasi publik dan anggotanya akan terus berkembang, kami tidak membatasi," kata Wiwiek.

Sedangkan kelompok terakhir beranggotakan tim pakar yang nantinya akan masuk dalam komite industri dirgantara.

Wiwiek mengatakan bahwa hal tersebut merupakan arahan terakhir dari Menristek yang membuat pihaknya cukup bersemangat karena sekarang ini menyusun roadmap betul-betul memperhatikan masukan dari para pakar yang tergabung.

"Peta jalan industri dirgantara ini sendiri tidak berawal dari nol, walaupun kita belum memiliki peta jalan tersebut secara nasional sehingga kalau peta jalan ini selesai nantinya menjadi roadmap industri dirgantara yang pertama, akan tetapi sebelumnya terdapat pra-roadmap yang disiapkan Lapan, asosiasi dan ada yang juga disiapkan dari tahun 2019 oleh Bappenas. Sekarang ini kita masih dalam proses perumusan," kata Wiwiek.

Sebelumnya Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) dan pemangku kepentingan terkait membahas peta jalan (roadmap) industri pesawat terbang nasional dalam AeroSummit 2019 untuk membangun ekosistem kedirgantaraan agar dapat tumbuh baik industri maupun sumber daya manusianya untuk menyongsong Indonesia emas 2045.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa tujuan utama seminar internasional dan AeroSummit ini adalah untuk mempertemukan peneliti, perekayasa dan kalangan industri untuk bersama-sama mengembangkan teknologi pengembangan antariksa khususnya teknologi kedirgantaraan.

Dengan roadmap tersebut, industri kedirgantaraan Indonesia diharapkan akan semakin berkembang baik dengan cepat serta lebih maju.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement