Jumat 05 Jun 2020 16:39 WIB

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan

Sektor properti sangat optimistis seiring pengembang menunda kenaikan harga.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Fuji Pratiwi
Layar ponsel menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik naik pada sesi kedua perdagangan hari ini, Jumat (5/6).
Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Layar ponsel menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik naik pada sesi kedua perdagangan hari ini, Jumat (5/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik naik pada sesi kedua perdagangan hari ini, Jumat (5/6). Indek saham menguat 0,63 persen atau  sebesar 31,08 poin kelevel 4.947.78. 

Saham-saham sektor aneka Industri dan properti menjadi kontributor penguatan masing-masing sebesar 4,13 persen dan 1,64 persen. Sektor properti sangat optimistis seiring pengembang menunda kenaikan harga serta memberikan potongan harga besar-besaran.

Baca Juga

"Hal ink dapat memicu peningkatan permintaan di tengah pandemi," kata analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, Jumat (5/6). 

Selain itu, menurut Lanjar, sektor properti mendapatkan angin segar dari program tabungan perumahan rakyat (Tapera). Program ini telah resmi ditandatangani Presiden Joko Widodo melalui PP Nomor  25 tahun 2020 pada tanggal 20 Mei lalu.

Secara teknikal, Lanjar menjelaskan, IHSG bergerak tertahan pada level support moving average lima hari dikisaran level 4.881. Lanjar melihat peluang pengujian level psikologis kembali terbuka sebagai konfirmasi penguatan lanjutan IHSG.

Indikator mayoritas memberikan signal kejenuhan dimana Stochastic berpeluang dead-cross pada area overbought, RSI menjenuh pada momentum positif. Sementara MACD memberikan pergerakan permulaan divergen dengan histogram yang mulai melandai. 

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan kembali bergerak berfluktuatif dengan percobaan kembali menguji psikologis level pada support resistance 4.900-5.000," kata Lanjar. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement