Sabtu 07 Feb 2026 14:29 WIB

Pasar Modal Melemah, IHSG Turun 4,73 Persen dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar susut hampir Rp700 triliun.

Rep: Eva Rianti/ Red: Friska Yolandha
Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja pasar modal dalam sepekan terakhir, periode 2—6 Februari 2026 mengalami tren pelemahan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat meninggalkan level 8.000.

“Pergerakan IHSG mengalami perubahan pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73 persen, sehingga ditutup pada level 7.935,260, dari posisi 8.329,606 pada pekan lalu,” tulis BEI dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (7/2/2026). 

Baca Juga

Seiring dengan pelemahan IHSG, BEI juga mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar dalam sepekan ini. Penurunan nilai kapitalisasi saham hampir mencapai 5 persen. 

“Kapitalisasi pasar BEI turut mengalami perubahan sebesar 4,69 persen menjadi Rp 14.341 triliun dari Rp 15.046 triliun pada sepekan sebelumnya,” terangnya. 

Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian juga menurun yakni sebesar 28,62 persen menjadi 2,72 juta kali transaksi, dari 3,82 juta kali transaksi pada pekan lalu. Data volume transaksi harian Bursa pada pekan ini turut mengalami perubahan yaitu sebesar 31,75 persen menjadi 43,2 miliar lembar saham, dari 63,3 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. 

“Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami perubahan yaitu sebesar 43,45 persen menjadi Rp 24,75 triliun, dari Rp 43,76 triliun pada pekan sebelumnya,” terangnya. 

Sementara itu, mengawali Februari 2026, investor asing masih catatkan nilai beli bersih. BEI mencatat, selama periode 2—6 Februari 2026, perdagangan saham ditutup dengan total nilai beli bersih oleh investor asing per akhir pekan ini sebesar Rp 944,31 miliar. Dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 11,02 triliun. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement