Ahad 02 Feb 2020 08:55 WIB

Malaysia-Jepang Kolaborasi Tingkatkan Industri Halal

kolaborasi denga Malaysia akan membantu Jepang meningkatkan industri halalnya

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Wisatawan Muslim dari Indonesia menikmati menu di salah satu resto halal Jepang. kolaborasi denga Malaysia akan membantu Jepang meningkatkan industri halalnya
Foto: Dok Adinda Azzahra
Wisatawan Muslim dari Indonesia menikmati menu di salah satu resto halal Jepang. kolaborasi denga Malaysia akan membantu Jepang meningkatkan industri halalnya

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Ekspor produk halal Malaysia ke Jepang diproyeksikan akan terus meningkat. Halal Industry Development Corporation (HDC) Malaysia dan AcrosX Japan Inc sepakat berkolaborasi dan meluncurkan Muslim-Friendly Standards by HDC and Acrosx Japan.

Menteri Perekonomian Malaysia, Datuk Seri Mohamed Azmin Ali menyampaikan kolaborasi ini akan membantu Jepang meningkatkan industri halalnya. Seiring dengan arus baru permintaan karena pertumbuhan segmen ramah Muslim di sana.

"Kolaborasi antara HDC dan Acrosx juga akan membuka kesempatan baru bagi UMK Malaysia untuk masuk ke pasar halal Jepang dan mencari kesempatan baru untuk eksport produk," katanya dilansir di MalayMail, Sabtu (2/2).

Kesepakatan MoU antara keduanya akan memungkinkan pembangunan kerangka kerja sama strategis. Melingkupi ranah pembangunan kapasitas, bantuan teknis, dan advisory untuk membuat lanskap bisnis yang berkelanjutan.

Bagi perusahaan Malaysia, MoU ini jadi kesempatan untuk meningkatkan pedagangan bilateral. Khususnya dalam rantai halal komponen zat dan produk setengah jadi yang sedang banyak dicari di dunia.

Azmin menyampaikan pada 2018, Malaysia mengekspor produk halal senilai 2,5 miliar ringgit Malaysia atau Rp 8,3 triliun ke Jepang. Sebanyak 90 persennya adalah makanan dan komponen zat halal. Sementara industri halal global pada 2018 diprediksi mencapai 3,23 triliun dolar AS dengan pertumbuhan sekitar 7,49 persen per tahun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement