Selasa 31 Dec 2019 16:10 WIB

BRIS akan Salurkan Tunjangan ASN Kemenkumham di Aceh

Kerja sama BRISyariah dan Kemenkumham adalah implementasi Qanun di Aceh

Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar dan Kepala Biro Keuangan Kemenkumham Wisnu Nugroho Dewanto menandatangani kerjasama di Jakarta, Senin, (30/12)
Foto: BRI Syariah
Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar dan Kepala Biro Keuangan Kemenkumham Wisnu Nugroho Dewanto menandatangani kerjasama di Jakarta, Senin, (30/12)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BRIsyariah dan Kementerian Hukum dan HAM RI sepakat memperkuat kerjasama. Hal ini dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama antara BRIsyariah dan Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar dan Kepala Biro Keuangan Kemenkumham Wisnu Nugroho Dewanto menandatangani kerjasama tersebut di Jakarta, Senin, (30/12).

Dengan penandatanganan kerjasama ini, tunjangan kinerja Aparatur Sipil Negara Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Aceh dan seluruh satker dibawah koordinasinya akan disalurkan melalui BRIsyariah. Hal ini terkait dengan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Aceh yang mengharuskan masyarakat Aceh bertransaksi melalui lembaga keuangan syariah.

Alun mengucapkan terima kasih kepada Kemenkumham atas kepercayaan kepada BRIsyariah. “Terima kasih kepada Kemenkumham. Kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi 1.765 pegawai Kanwil Kemenkumham Aceh dan seluruh satker dibawah koordinasinya yang akan dibuatkan rekening barunya melalui BRIsyariah," tutur dia.

Selain itu sesuai harapan Kemenkumham, pihaknya akan mempercepat proses pembayaran tunjangan kinerja ke rekening ASN Kemenkumham Kanwil Aceh dan seluruh satker dibawah koordinasinya.

Alun menambahkan, BRIsyariah akan memperluas jaringan kantor di wilayah Aceh. Kini BRI Syariah telah memiliki 9 unit kerja di Aceh. Jumlah ini juga bakal terus bertambah seiring Qanun LKS yang mesti terimplementasi penuh pada 2022 mendatang.

“Untuk memberikan layanan maksimal, kami berencana membuka outlet baru, baik level Kantor Cabang maupun Kantor Cabang Pembantu. Insya Allah kami akan mengkonversi kantor-kantor induk kami yang saat ini tersebar di 5 kota, dan 1 kabupaten di Aceh yang terdiri dari 11 kantor cabang, 15 KCP, 141 kantor unit, 35 Teras BRI, dan puluhan ribu agen BRILink,” tutur Alun.

"Selain membuka kantor baru, kami juga memberikan kemudahan layanan termasuk untuk mengkonversi produk tabungan maupun pembiayaan dari BRI ke BRIsyariah," ujar Alun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement