Kamis 19 Dec 2019 15:20 WIB

Gereget, Nilai Transaksi Harbolnas Lampaui Target

harbolnas catatkan nilai transaksi di atas Rp 9 triliun.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Gereget, Nilai Transaksi Harbolnas Lampaui Target. (FOTO: Bernadinus Adi Pramudita)
Gereget, Nilai Transaksi Harbolnas Lampaui Target. (FOTO: Bernadinus Adi Pramudita)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019 berhasil mencatatkan nilai transaksi berkisar di atas Rp9 triliun. Angka ini jelas melampaui target yang dicetuskan sebelumnya, yakni Rp8 triliun.

Baca Juga

Nilai transaksi tersebut tercatat dalam hasil survei yang dilakukan perusahaan riset ternama di Indonesia, Nielsen lndonesia. Survei digelar sepanjang penyelenggaraan pesta diskon tahun 12.12 ini pada 11 dan 12 Desember 2019. Nielsen melakukan pemantauan penuh selama dua hari tersebut.

Baca Juga: Harbolnas, Ini Catatan Belanja di Blibli.com

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Ignatius Untung, menyebut hal ini sebagai bagian dari keberhasilan penetrasi industri 4.0 dari sisi ekonomi digital.

"Ini menunjukkan adanya peningkatan trust masyarakat pada belanja online," kata Untung dalam acara Gala Dinner dan Penutupan Harbolnas 2019 di Ayana MidPlaza Jakarta, Rabu (18/9) malam. 

"Hal ini menumbuhkan optimisme bahwa ekonomi digital kita bisa memberi sumbangsih besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," tambahnya. Dalam paparannya, Director of Nielsen Indonesia, Rusdy Sumantri melihat peningkatan dari banyak aspek dibanding penyelenggaraan Harbolnas 2018.

"Nilai transaksi naik signifikan yakni mencapai Rp2,3 triliun dibanding tahun lalu. Tepatnya mencapai Rp9,1 triliun dari sebelumnya Rp6,8 triliun," ujarnya. Angka tersebut, Rusdy melanjutkan, juga berasal dari adanya peningkatan penjualan produk lokal yaitu sebesar Rp4,6 triliun.

"Naik sebesar Rp1,5 triliun dibanding tahun lalu," ujarnya menjelaskan. 

Yang menarik, Harbolnas juga ternyata bukan semata untuk pembelian produk. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan pemanfaatan diskon pada pembayaran tagihan atau top up melalui e-commerce. Hasil survei Nielsen indonesia menunjukkan adanya peningkatan di bagian bill payment/top up sebesar 7%. 

Sementara yang merajai penjualan selama Harbolnas 2019 masih produk-produk fashion, pakaian olahraga, dan kosmetik. Produk-produk ini mengalami kenaikan rata-rata 6% dibandingkan tahun lalu.

Meski sebutannya adalah Hari Belanja Online Nasional, ternyata tidak melulu soal belanja, tapi juga menginspirasi untuk menjadi entrepreneur.

"Harbolnas ternyata juga menginspirasi masyarakat untuk berjualan online. Ada pertumbuhan online seller sebanyak 8 persen yang muncul lantaran terinspirasi Harbolnas," pungkasnya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi