Senin 09 Dec 2019 13:31 WIB

Perusahaan Start-up Properti Bakal Ramaikan IPO Tahun Depan

Perusahaan startup properti akan menyasar berbagai kalangan

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya
Startup. Ilustrasi
Foto: expertbeacon.com
Startup. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini memperoleh modal usaha dari pasar modal semakin diminati banyak perusahaan rintisan (startup). Setidaknya tren perusahaan startup bidang properti sangat memungkinkan melantai di bursa.

Senior Advisor CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan perusahaan yang hendak IPO tidak perlu khawatir. Selama perusahaan tersebut merespons kebutuhan dari pasar, maka potensi untuk menjadi besar sangat terbuka lebar.

Baca Juga

“Perusahaan startup co-living harus melihat potensi dari target pasar yang mereka bidik dan seberapa lama tren ini bisa bertahan. Antisipasinya adalah dengan punya banyak model bisnis yang menyasar milenial awal, kemudian menyasar level eksekutif muda, akan lebih variatif dan stabil,” ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (9/12).

Menurutnya perusahaan startup properti akan menyasar berbagai kalangan mulai dari milenial yang cukup sewa, sehingga bisa diakomodir saat ingin punya rumah sendiri dan bisnisnya bersifat berkepanjangan.

Masuknya PT Hoppor International dalam daftar 17 perusahaan yang akan menggelar IPO di Bursa Efek Indonesia memberikan warna baru bagi para investor.

CEO Kamar Keluarga Charles Kwok menerangkan saat ini pihaknya memiliki lima pilar bisnis yang menjangkau kebutuhan investor. Pertama yaitu pilar bisnis KK Operator, yang fokus pada bisnis penyewaan tempat tinggal bagi kaum pekerja milenial.

Lalu yang kedua yaitu pilar bisnis KK Development, yang menyasar kaum milenial yang ingin memiliki hunian sendiri dengan harga terjangkau.

“Kami juga memiliki tiga pilar bisnis lain yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang ingin berinvestasi dengan menjadi mitra kami yakni KK BOT (build operate transfer), KK Aset, dan KK Vertikal yang dapat membantu para mitra untuk mencari, membangun dan mengelola properti yang dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar,” jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement