Jumat 23 Aug 2019 16:25 WIB

Dirut Jasa Marga Ajukan Penyesuaian Tarif Tol

Penyesuaian tarif tol untuk mengembalikan investasi yang telah ditanamkan investor.

Rep: Antara/ Red: Friska Yolanda
Pekerja beraktivitas di area pembangunan infrastruktur, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/6/2019).
Foto: Antara/Risky Andrianto
Pekerja beraktivitas di area pembangunan infrastruktur, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/6/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (Persero) Desi Arryani mengakui telah mempertimbangkan untuk mengajukan penyesuaian tarif sejumlah ruas tol. Akan tetapi, belum diungkapkan secara terperinci mengenai berapa besaran yang diajukan.

Desi Arryani kepada wartawan seusai acara Deklarasi Jasa Marga-UI Bersihkan Sampah Plastik di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat, mengakui tidak terlalu hafal ruas tol mana saja yang akan diajukan penyesuaian tarif tol. Penyesuaian tarif tol merupakan hal penting antara lain untuk dapat mengembalikan investasi yang telah ditanamkan oleh pihak investor.

"Banyak ruasnya," kata Dirut Jasa Marga itu, yang juga tidak memaparkan secara terperinci berapa jumlah kenaikan yang diajukannya. 

Untuk jalan layang tol Jakarta-Cikampek (Japek), ia mengatakan bangunan fisiknya diperkirakan sudah selesai pada 2019 ini. Namun, tol itu tidak bisa langsung dioperasionalkan karena ada berbagai tahapan lain yang harus ditempuh.

Sebelumnya, Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (21/8), menyebutkan pihaknya mengajukan penyesuaian tarif untuk sejumlah ruas tol. Hal tersebut, lanjutnya, akan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor terkait yang relevan seperti tingkat inflasi yang datanya telah diperoleh dari Badan Pusat Statistik.

Salah satu ruas tol yang diajukan untuk penyesuaian tarif antara lain adalah ruas tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi). Terkait Jakarta-Cikampek, Jasa Marga menargetkan proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated akan rampung dan bisa dioperasikan pada saat Natal dan Tahun Baru 2019.

"Untuk Tol Jakarta-Cikampek Elevated kami rencanakan pada Natal dan Tahun Baru ini sudah bisa dioperasikan," ujar Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal dalam konferensi pers Public Expose 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (21/8).

Donny juga menambahkan bahwa terkait besaran tarif tol yang akan diberlakukan untuk tol layang tersebut nantinya sesuai dengan keputusan dari pemerintah. Saat ini rencana pemberlakuan tarif untuk tol Jakarta-Cikampek Elevated masih dikaji oleh pemerintah dan Jasa Marga menunggu keputusan pemerintah terkait hal itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement