Kamis 20 Jun 2019 10:09 WIB

Enam Maskapai akan Pindah ke Bandara Kertajati

Pemindahan ini direncanakan paling lambat pada 1 Juli 2019.

Rep: Novita Intan / Red: Andi Nur Aminah
Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi setelah enam bulan beroperasi. Padahal fasilitas dan bangunan yang dibuat sudah bertaraf internasional seperti Terminal 3 Bandara Soetta.
Foto: Republika/Rahayu Subekti
Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi setelah enam bulan beroperasi. Padahal fasilitas dan bangunan yang dibuat sudah bertaraf internasional seperti Terminal 3 Bandara Soetta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura II (Persero) akan memindahkan penerbangan domestik dengan pesawat jet dari Bandara Internasional Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Kertajati. Pemindahan ini direncanakan paling lambat pada 1 Juli 2019.

VP of Corporate Communications AP II Yado Yarismano mengatakan sebanyak 56 penerbangan terdiri atas 28 take-off dan 28 landing, yang akan pindah ke Kertajati. "Perpindahan penerbangan tersebut dilakukan bertahap dan tenggat terakhir pesawat jet rute domestik beroperasi di Husein Sastranegara pada 30 Juni 2019," ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (20/6).

Baca Juga

Adapun daftar maskapai yang mulai bulan depan mengoperasikan penerbangan domestik di Kertajati, adalah Garuda rute Surabaya dan Denpasar. Citilink rute Denpasar, Pekanbaru, Kualanamu, Palembang, Surabaya. Kemudian Lion Air rute Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar, Kualanamu, Batam, Surabaya, Lombok, Pontianak, Ujung Pandang, Yogyakarta. Selanjutnya AirAsia rute Denpasar, Xpress Air rute Palembang dan Padang. Serta Nam Air rute Surabaya

Menurutnya perseroan selaku pengelola Husein Sastranegara dan Kertajati telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya adalah memperpanjang jam operasional Kertajati.

Pada 19 Juni 2019, Direktorat Perhubungan Jenderal Udara Kementerian Perhubungan telah menyetujui perpanjangan jam operasional Kertajati dari 06.00-19.00 WIB menjadi 06.00-21.00 WIB. Hal itu sesuai surat Direktur Bandara Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub nomor AU.101/0195/DBU/VI/2019 perihal Jam Operasi Bandar Udara.

“Kami memastikan periode pengalihan penerbangan serta operasional keseluruhan di Kertajati tidak mengabaikan dan tetap mengedepankan safety, security, services dan compliance atau 3S+1C," ucapnya.

Yado menambahkan maskapai penerbangan juga telah menyatakan siap untuk mengalihkan penerbangan. Saat ini berbagai maskapai tengah melakukan tahap persiapan. "Kami optimistis tenggat paling lambat 1 Juli 2019 penerbangan domestik pesawat jet pindah ke Kertajati bisa dipenuhi,” jelasnya.

Kertajati merupakan bandara terbesar di Jawa Barat dan nantinya diproyeksikan sebagai yang terbesar kedua di Indonesia. Pada tahap awal, kapasitas terminal penumpang di Kertajati dapat mengakomodir 5 juta penumpang per tahun. Bandara ini juga diperkuat dengan runway yang mampu melayani penerbangan pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas Boeing 777. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement